Prabowo Minta Pelajar Tak Perlu Terima Kasih Soal Makan Bergizi Gratis: Hormati Orang Tua dan Guru

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto meminta para pelajar untuk tidak berterima kasih kepada dirinya terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah berjalan di 31 provinsi saat ini. Namun, Prabowo meminta para pelajar berterima kasih kepada orang tua dan guru.

“Ini kewajiban saya. Jadi, tidak perlu ucapkan terima kasih kepada saya. Anak-anak diajarkan hormati orang tua, hormati guru,” kata Prabowo dala keterangan persnya, Senin 20 Januari 205.

Hal ini dikatakan oleh Prabowo mengingat antusiasme masyarakat termasuk para guru dan murid di sekolah soal program Makan Bergizi Gratis ini. Bahkan di beberapa tempat ditemukan surat kecil yang diselipkan para murid di tempat bekas makan mereka.

Prabowo juga menegaskan, pemerintah menjalankan program ini bukan untuk mencari nama atau pengakuan, tetapi hanya menjalankan kewajiban yang telah dipercayakan oleh rakyat kepadanya.

“Yang kita ingin adalah yang terbaik untuk bangsa Indonesia. Jadi saya tidak perlu lagi saya terima kasih, jangan terima kasih kepada Prabowo Subianto. Ini adalah kewajiban kami. Kami dipilih oleh rakyat Indonesia untuk bekerja demi rakyat,” kata dia.

Lebih lanjut, Prabowo mentargetkan program Makan Bergizi Gratis diupayakan akan terpenuhi secara merata di Indonesia pada akhir tahun 2025.

“Makan bergizi ini secara fisik tidak mudah untuk segera ke seluruh rakyat. Untuk itu saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, saya minta maaf. Kepada semua orang tua, kemudian semua anak-anak yang belum menerima,” kata Prabowo

Dia berharap, tahun ini MBG akan berjalan secara merata. “Tapi saya yakini bahwa tahun 2025, akhir 2025, semua anak Indonesia akan dapat makan bergizi,” katanya.

Berita Lainnya

Partai Hanura Usulkan Sistem Baru Supaya Caleg Miskin Modal Tak Terdepak!

Jakarta - Partai Hanura menyuarakan keresahannya terhadap mekanisme Pemilihan Umum (Pemilu) saat ini yang dinilai terlalu ramah kapital. Hanura mendesak adanya reformasi sistem pemilu...

ATR/BPN dan KPK Perkuat Integritas ASN Lewat Pelatihan Antikorupsi

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperkuat integritas aparatur sipil negara (ASN). Kolaborasi tersebut...

Truk Pembawa Maut dan Perusak Jalan Tak Bisa Sembunyi Lagi! Kemenhub Luncurkan...

Jakarta - Pengawasan terhadap truk angkutan barang yang melebihi kapasitas dimensi dan muatan alias Over Dimension Over Loading (ODOL) kini memasuki babak baru. Kementerian...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS