Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto mengadakan serangkaian rapat terbatas bersama para menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026).
Pertemuan yang berlangsung dari siang hingga malam tersebut membahas sejumlah agenda penting pemerintah, baik yang berkaitan dengan kepentingan nasional maupun perkembangan situasi global.
Salah satu topik utama yang menjadi perhatian dalam rapat itu adalah progres pembangunan sepuluh kampus baru yang difokuskan pada penguatan pendidikan di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) serta pengembangan pendidikan kedokteran.
Selain pembangunan kampus baru, Presiden juga membahas langkah-langkah peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia agar mampu bersaing secara internasional. Upaya tersebut antara lain dilakukan melalui perluasan kerja sama dengan berbagai universitas terkemuka di dunia.
Di luar sektor pendidikan, rapat juga menyoroti perkembangan geopolitik global, khususnya dinamika yang terjadi di kawasan Timur Tengah yang dinilai memiliki pengaruh terhadap stabilitas dunia maupun kawasan.
Program pendidikan bagi mahasiswa asal Palestina di Indonesia turut menjadi salah satu agenda pembahasan. Program tersebut telah dijalankan melalui Universitas Pertahanan sejak 2022, dan hingga kini jumlah mahasiswa Palestina yang mengikuti program tersebut di Indonesia hampir mencapai 200 orang.
Selain itu, Presiden juga membahas kesiapan pemerintah dalam menghadapi arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Pemerintah menekankan pentingnya menjaga keamanan sekaligus memastikan kelancaran perjalanan masyarakat selama periode mudik.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam rapat tersebut, di antaranya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Rektor Universitas Pertahanan Anton Nugroho, serta Direktur Utama PT Pindad Sigit Santosa.
