PLN Pastikan Listrik Jakarta Aman saat Mudik Lebaran, SPKLU Tersedia di 673 Titik

Jakarta — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya memastikan pasokan listrik di wilayah Jakarta tetap aman dan andal selama periode mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerd mengatakan, kondisi kelistrikan di Jakarta saat ini berada dalam status surplus sehingga mampu mendukung kebutuhan masyarakat selama arus mudik hingga perayaan Idul Fitri.

“Pasokan listrik untuk PLN Jakarta Raya masih dalam kondisi surplus. Insya Allah kita tetap fokus untuk mengawal teman-teman dan atau masyarakat yang melakukan mudik lebaran dan juga pada saat Idul Fitri ini,” ujar Andy, Sabtu (14/3/2026).

Selain memastikan keandalan listrik, PLN juga menyiapkan infrastruktur pengisian kendaraan listrik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menggunakan kendaraan listrik. Andy menyebutkan, saat ini telah tersedia ratusan titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah kerja PLN UID Jakarta Raya.

“Titik-titik SPKLU sangat banyak, milik UID Jakarta Raya sendiri sudah ada 673 lokasi dan ini tersebar di beberapa titik,” ujarnya.

SPKLU tersebut tersebar di sejumlah lokasi strategis seperti pusat transportasi, kawasan wisata, hingga tempat ibadah. Beberapa di antaranya berada di Stasiun Gambir, Pelabuhan Tanjung Priok, serta Bandara Halim Perdanakusuma.

PLN juga menyiagakan petugas di berbagai lokasi guna memastikan keandalan pasokan listrik, termasuk di rumah-rumah ibadah. Tercatat sekitar 590 masjid di Jakarta telah diidentifikasi untuk mendapatkan dukungan pengamanan kelistrikan.

Khusus untuk Masjid Istiqlal, Andy menegaskan PLN memastikan suplai listrik tetap stabil agar pelaksanaan salat Idul Fitri berjalan lancar, terutama karena sejumlah pejabat negara dijadwalkan hadir.

“Memastikan bahwa suplai listrik di Masjid Istiqlal yang insya Allah nanti RI1 dan juga para pejabat stakeholder ada di sana itu bisa melaksanakan salat Idul Fitri dengan baik,” tegasnya.

Andy juga mengimbau masyarakat yang akan mudik untuk memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan. Peralatan listrik yang tidak digunakan sebaiknya dimatikan atau dicabut dari sumber listrik, serta kabel yang berpotensi menimbulkan bahaya perlu diamankan.

“Saya titip kepada masyarakat, bagi masyarakat yang melaksanakan mudik, agar memeriksa kembali listrik-listrik di rumahnya, pastikan listrik-listrik dalam kondisi aman,” pesannya.

Ia menambahkan, mengingat potensi hujan dan banjir masih dapat terjadi pada Maret, masyarakat juga disarankan mengangkat perangkat listrik ke tempat yang lebih tinggi serta memberi tahu tetangga atau pengurus RT saat meninggalkan rumah untuk mudik.

Berita Lainnya

Rapat Paripurna DPRD, Wagub Rano Dorong Reformasi Kesehatan dan Pelindungan Perempuan

Jakarta - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta terkait penjelasan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), yakni...

Tak Serumit yang Dibayangkan, Warga Buktikan Urus Sertipikat Tanah Sendiri Lebih Mudah

Jakarta - Mengurus sertipikat tanah secara mandiri semakin menjadi pilihan masyarakat. Dengan datang langsung ke Kantor Pertanahan, masyarakat dapat mengetahui alur, persyaratan, hingga estimasi...

Model Dapur MBG Unhas Dinilai Setara Standar Global, Jadi Contoh Integrasi Riset...

Jakarta - Model Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikembangkan Universitas Hasanuddin (Unhas) dinilai telah mencapai standar praktik terbaik seperti di negara maju dan...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS