Pesawat ATR 42-500 di Temukan hancur berkeping-keping, satu korban ditemukan

Jakarta – Pesawat ATR 42-500 milik maskapai Indonesia Air Transport yang hilang kontak berhasil ditemukan oleh Tim SAR di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Minggu (18/1). Pesawat tersebut ditemukan dalam kondisi hancur berkeping-keping di lereng gunung dengan medan terjal.

Indonesia Air Transport merupakan perusahaan jasa penerbangan sewa atau charter yang telah beroperasi di Indonesia selama lebih dari lima dekade. 

Mengacu pada situs resmi perusahaan, Indonesia Air Transport berdiri sejak 1968 dan dikenal sebagai salah satu pemain senior dalam layanan penerbangan charter di Tanah Air. Perusahaan ini melayani penerbangan pesawat sayap tetap dan helikopter untuk kebutuhan industri minyak dan gas, pertambangan, korporasi, hingga penerbangan VIP.

Pesawat yang mengalami kecelakaan adalah ATR 42-500, bagian dari keluarga pesawat turboprop regional ATR 42 series yang umum digunakan untuk penerbangan jarak pendek hingga menengah. 

Pesawat jenis ini dikenal efisien bahan bakar dan mampu beroperasi di bandara dengan landasan terbatas, sehingga kerap dipakai untuk penerbangan charter maupun rute perintis di Indonesia. Pesawat tersebut diketahui merupakan buatan tahun 2000 atau berusia 26 tahun.

Burung besi nahas itu itu dilaporkan hilang kontak saat melintas di wilayah Pegunungan Leang-Leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1) siang. Penerbangan tersebut berangkat dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Pesawat membawa 10 orang, terdiri atas tujuh kru dan tiga penumpang. Tiga penumpang merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), yakni Ferry Irawan selaku analis kapal pengawas, Deden Mulyana sebagai pengelola barang milik negara, serta Yoga Naufal yang bertugas sebagai operator foto udara. Sementara pilot pesawat tercatat bernama Captain Andi Dahananto.

Sejumlah serpihan pesawat ditemukan pada Minggu (18/1) pagi di lereng Gunung Bulusaraung. Bagian yang lebih dulu ditemukan meliputi pintu, badan, ekor pesawat, serta serpihan kecil lainnya. 

Berita Lainnya

Prabowo Minta Biaya Haji Tak Memberatkan Jemaah, Antrean Disebut 14 Tahun

Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto meminta pemerintah menyusun skema biaya haji yang lebih terjangkau bagi jemaah. Di sisi lain, pemerintah juga diarahkan mencari...

Qodari: KRI Sriwijaya-100 Disiapkan untuk Pertahanan dan Penanganan Bencana

Jakarta - Indonesia kini memiliki KRI Sriwijaya-100 yang menjadi bagian dari kekuatan TNI Angkatan Laut sekaligus menambah kemampuan pertahanan maritim nasional. Kapal tersebut tidak...

Pemerintah Uji Coba Ambulans Udara untuk Percepat Evakuasi Medis di Daerah Terpencil

Jakarta - Pemerintah mulai menguji skema ambulans udara sebagai upaya memperluas akses masyarakat di wilayah terpencil terhadap layanan kesehatan. Uji coba dilakukan melalui simulasi...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS