Jakarta – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kalimantan Tengah dan sekitarnya tetap aman dengan mendistribusikan sekitar 5.000 kiloliter (KL) BBM untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan distribusi energi terus dijaga agar berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Kami terus memastikan proses distribusi energi berjalan aman, lancar dan tepat waktu,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan Edi Mangun dihubungi dari Palangka Raya, Jumat (15/5/2026).
Adapun pasokan BBM yang disalurkan terdiri dari Pertalite sebanyak 1.000 KL, Pertamax 2.000 KL, dan Biosolar 2.000 KL.
Distribusi dilakukan melalui kapal tanker oil barge (OB) Desa Kapur yang bersandar di Jetty Fuel Terminal (FT) Pulang Pisau pada Rabu (14/5). Kapal tersebut membawa suplai BBM dari FT Kota Baru, Kalimantan Selatan.
“Kedatangan suplai melalui kapal OB Desa Kapur ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, menjaga keandalan stok BBM serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” katanya.
Edi menegaskan, kelancaran distribusi energi menjadi prioritas utama agar masyarakat tetap memperoleh layanan energi secara optimal tanpa kendala.
Selain menjaga distribusi, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan juga terus memperkuat koordinasi operasional dan infrastruktur penyaluran agar pasokan energi di seluruh wilayah tetap stabil dan berkelanjutan.
Ia juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan informasi terkait distribusi maupun layanan energi dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135, email pcc135@pertamina.com, atau melalui media sosial resmi @pertamina135.
