Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka sebanyak 26.500 kuota untuk program mudik gratis Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Program ini disiapkan sebagai bentuk layanan bagi warga yang ingin pulang ke kampung halaman saat Lebaran.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan ratusan armada untuk mendukung kelancaran program tersebut. Total 661 bus akan diberangkatkan ke berbagai daerah tujuan.
“Sebentar lagi kita akan menyambut bulan suci Ramadan, Idulfitri, dan mudik Lebaran. Jakarta akan menyiapkan kurang lebih 661 bus untuk sekitar 26.500 pemudik,” kata Pramono dalam keterangannya, Jumat (13/2/2026).
Selain memfasilitasi warga yang hendak mudik, Pramono juga menyiapkan sejumlah program bagi masyarakat yang memilih tetap berada di ibu kota saat Lebaran. Salah satunya berupa promo dan potongan harga di pusat perbelanjaan.
“Saya juga mengajak warga untuk tetap di Jakarta dan membelanjakan rezekinya di sini. Pemerintah akan memberikan berbagai kado, termasuk diskon di pusat-pusat perbelanjaan,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan (Asperkeu) DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menjelaskan bahwa tahun ini terjadi penambahan kuota dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Lebaran lalu, Pemprov DKI hanya menyediakan 293 bus dengan 20 kota tujuan di enam provinsi.
“Karena ada beberapa kolaborator yang bersedia, jumlah masyarakat yang akan terfasilitasi menjadi bertambah,” kata Suharini di Balai Kota Jakarta.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya tengah mematangkan mekanisme dan persyaratan pendaftaran agar prosesnya berjalan lebih transparan. Salah satu ketentuan utama untuk mengikuti program tersebut adalah memiliki KTP DKI Jakarta.
“Kami sedang siapkan proses pendaftarannya supaya lebih transparan, kemudian KTP-nya KTP Jakarta,” pungkasnya.
