Jakarta – Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menyatakan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan tidak membahas persoalan politik. Pertemuan di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Senin (28/9/2026), dilakukan Prabowo untuk menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Menurut Said, pertemuan tersebut berlangsung secara personal dan menjadi kesempatan bagi kedua tokoh untuk menjaga hubungan silaturahmi sebagai sahabat.
“Sama sekali tidak ada pembicaraan lainnya, apalagi bicara politik,” kata Said dalam keterangan di Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Prabowo datang bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Tedy Indra Wijaya. Kehadiran Prabowo merupakan kunjungan takziah setelah sebelumnya belum sempat datang langsung ke rumah duka Guruh karena padatnya agenda pemerintahan dan kenegaraan.
Said mengatakan PDIP memahami kondisi tersebut, mengingat agenda Presiden yang cukup padat. Ia juga menyebut kepergian Guruh berlangsung secara mendadak dan meninggalkan duka bagi keluarga serta kerabat.
“Apalagi, kepergian Mas Guruh sangat mendadak meninggalkan kita semua, kita semua berduka,” ucap Said.
Megawati Sambut Prabowo
Setibanya di kediaman Jalan Teuku Umar, Prabowo disambut langsung oleh Megawati. Putri Megawati yang juga Ketua DPR RI, Puan Maharani, turut berada dalam pertemuan tersebut.
Menurut Said, suasana pertemuan berlangsung hangat. Prabowo menyampaikan doa untuk Guruh Soekarnoputra agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Di sisi lain, Megawati turut mendoakan Prabowo agar memperoleh keberkahan dan kesehatan serta dapat menjalankan tugas kepemimpinan nasional dengan baik.
“Sebagai sahabat, tentu Ibu Mega sangat terharu atas perhatian Bapak Presiden,” ujar Said.
Kunjungan Prabowo tersebut sebelumnya juga dikonfirmasi oleh Sekretariat Kabinet dan sebagai agenda takziah atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
