Menlu Tegaskan Indonesia Tak Akan Kenakan Tarif di Selat Malaka

Jakarta – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menegaskan bahwa Indonesia tidak berencana mengenakan tarif terhadap kapal yang melintas di Selat Malaka.

Menurutnya, Indonesia tetap berkomitmen mendukung kebebasan pelayaran serta kelancaran arus perdagangan global yang bersifat netral dan saling menguntungkan.

“Kita juga berharap ada lintasan yang bebas dan saya kira itu semua adalah komitmen banyak negara untuk bisa menciptakan satu jalur pelayaran yang bebas, yang netral, saling mendukung,” kata Sugiono, Jumat (24/4/2026).

Ia menambahkan, sikap tersebut sejalan dengan penghormatan Indonesia terhadap hukum internasional, khususnya United Nations Convention on the Law of the Sea.

“Jadi, tidak. Indonesia tidak pada posisi untuk melakukan itu (memberlakukan tarif di Selat Malaka),” sambungnya.

Pernyataan ini merespons wacana yang sebelumnya disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait kemungkinan penerapan pungutan terhadap jalur pelayaran strategis, seperti yang direncanakan Iran di Selat Hormuz.

Purbaya sebelumnya menilai kebijakan tersebut secara teoritis memungkinkan, mengingat posisi geografis Indonesia yang berada di jalur utama perdagangan dan energi dunia, sebagaimana sering disampaikan Presiden Prabowo Subianto.

“Dan seperti arahan presiden, Indonesia ini bukan negara pinggiran, kita ada di jalur strategis perdagangan dan energi dunia, tapi kapal lewat Selat Malaka enggak kita charge, enggak tahu betul apa salah?” kata Purbaya dalam acara Simposium PT SMI 2026 di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Meski demikian, pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa Indonesia tetap mengedepankan prinsip keterbukaan jalur pelayaran internasional sesuai dengan ketentuan hukum laut global.

Berita Lainnya

Hampir 10 Ribu Jemaah Tiba di Madinah, Layanan Makkah Route Permudah Proses...

Jakarta - Penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M terus menunjukkan perkembangan positif dengan pola pemberangkatan yang semakin tertata hingga memasuki hari keempat. Hingga 23 April...

Menkeu Nilai Pelemahan Rupiah Bukan Cerminan Ekonomi Memburuk

Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak mencerminkan kondisi ekonomi nasional yang...

Pramono Ingin Penumpang MRT Jakarta Tembus Jutaan, Belajar dari Shenzhen

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menargetkan peningkatan signifikan jumlah penumpang MRT Jakarta dengan mencontoh sistem transportasi di Shenzhen. Dalam video yang diunggah...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS