KPK Tak Kunjung Panggil Ridwan Kamil dalam Kasus Korupsi BJB, Ada Apa?

Jakarta – KPK hingga saat ini tak kunjung memanggil dan memeriksa mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank Pembagunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) periode 2021-2023. Dalam kasus ini kerugian negara ditaksir sebesar Rp222 miliar.

“Ya saja jengkel sekali, kasus Bank BJB ini menjadi malah stuck gitu, berhenti tidak ada perkembangan apa-apa. Padahal perkaranya mudah,” kata Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI), Boyamin Saiman, Selasa, 1 Juli 2025.

Menurut dia, pemanggilan Ridwan Kamil sebagai saksi suda seharunya dilakukan. Karena, kata dia, saat itu politikus Partai Golkar ini berperan dalam mengawasi kegiatan perbankan tersebut.

“Panggilannya sebagai saksi saja cukup loh. Kenapa berbelit-belit dan itu kan memang keharusan karena apa pun mereka yang top kekuasaan yang harusnya mengawasi. Tapi kan diduga tidak mengawasi nah apa pertanggungjawabannya?” kata Boyamin.

“Laporannya seperti apa, itu harus dipanggil dimintai keterangan,” sambungnya.

Lima orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dari pihak swasta, yakni Pengendali Agensi AM dan CKM KAD; Pengendali Agensi BSCA dan PT WSBE S; dan Pengendali PT CKSB dan PT CKMB RSJK.

Perbuatan kelimanya diduga telah menimbulkan kerugian negara hingga Rp222 miliar.KPK menduga uang tersebut masuk sebagai dana pemenuhan kebutuhan non-budgeter.

Kelima tersangka itu disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor). Mereka belum dilakukan penahanan, tetapi sudah dicegah bepergian ke luar negeri selama enam bulan.

Berita Lainnya

Prabowo: Indonesia Kini Disegani Dunia, Diminta Bantu Australia hingga Filipina

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyatakan posisi Indonesia di mata dunia semakin diperhitungkan dan dihormati, terutama di tengah situasi krisis global yang melanda berbagai...

Peringati Harkitnas ke-118, Kementerian ATR/BPN Gelar Upacara dengan Semangat Jaga Tunas Bangsa...

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 pada Rabu (20/05/2026), di Kementerian ATR/BPN,...

Prabowo Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh hingga 6,5 Persen pada 2027

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5,8 hingga 6,5 persen pada tahun 2027. Hal itu akan...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS