Kejar Setoran Pajak, DJP Bakal Perketat Pengawasan di Sisa Tahun 2024

JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan memperketat pengawasan penerimaan pajak untuk mengejar pencapaian target pajak, sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024.

Sampai dengan tanggal 30 November 2024, penerimaan pajak baru terkumpul senilai Rp 1.688,9 triliun. Jumlah ini masih kurang sekitar Rp 300 triliun dari target penerimaan pajak dalam APBN 2024 sebesar Rp 1.988,9 triliun.

Dirjen Pajak Suryo Utomo mengatakan, fokus penguatan pengawasan terhadap pembayaran pajak ini akan tertuju secara prioritas terhadap para wajib pajak yang mendapat keuntungan secara ekonomi sepanjang tahun ini, misalnya sektor pertambangan.

“Misalnya pertambangan-pertambangan. Ada pertambangan-pertambangan tertentu yang mengalami peningkatan, bijih logam dan segala macam mengalami peningkatan,” tegas Suryo dalam keterangannya, seperti dikutip Holopis.com, Senin (16/12).

Kinerja setoran pajak dari sektor pertambangan hingga November 2024 sebetulnya masih terkontraksi 37,3 persen secara neto dibandingkan tahun sebelumnya dengan nilai Rp 96,35 triliun.

Namun, dalam beberapa bulan terakhir, setoran pajak sektor pertambangan mengalami peningkatan drastis secara bulanan, dari sebelumnya pada kuartal I masih minus 58,7 persen, dan kuartal II-2024 minus 59,5 persen.

Pada kuartal III-2024 setoran pajak dari sektor pertambangan secara periode telah tumbuh 23,3 persen. Khusus untuk September 2024 saja pertumbuhannya mencapai 56,5 persen, Oktober 2024 menjadi 80,4 persen, dan November 2024 menjadi 49,6 persen.

Dengan catatan itu, Suryo menekankan, dinamisasi menjadi salah satu strategi Direktorat Jenderal Pajak untuk mengejar target penerimaan tahun ini yang tinggal hitungan hari berakhir.

Dinamisasi adalah strategi Ditjen Pajak untuk menghitung kembali angsuran pajak penghasilan (PPh) Pasal 25 ketika perusahaan mengalami keuntungan signifikan atau sebaliknya.

“Karena itu kami di DJP terus awasi kondisi terkini mereka, belakangan juga mengalami pertumbuhan. Jadi betul-betul kami melihat dan apabila performance-nya bagus kami akan melakukan dinamisasi setoran pajak mereka di 2024,” ucap Suryo.

Berita Lainnya

Kemarau Meluas, Kementerian PU Tangani 3.288 Lokasi dan Salurkan 48,9 Juta Liter...

Jakarta - Pemerintah memperkuat langkah antisipasi menghadapi kemarau dan kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Penanganan dilakukan dengan menyasar kebutuhan air untuk pertanian...

Sekolah Rakyat Ditegaskan Melengkapi Sekolah Negeri, Sasar Anak Keluarga Rentan

Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan program Sekolah Rakyat hadir untuk melengkapi sistem pendidikan nasional, terutama dalam memperluas akses bagi anak-anak dari keluarga kurang...

Prabowo Apresiasi Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada kontingen Indonesia setelah tim bulu tangkis beregu putra mempersembahkan medali emas pertama bagi Merah Putih di...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS