Jakarta – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mendatangi Stasiun Bekasi Timur tempat insiden tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL. Kementerian Perhubungan menyampaikan keprihatinannya atas insiden yang melibatkan dua layanan kereta tersebut.
“Kemenhub memastikan evakuasi dilakukan secara cepat dengan mengutamakan keselamatan korban terdampak,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/4/26)
Jumlah korban masih terus dilakukan. Kemenhub akan terus berkoordinasi secara intensif dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi berjalan optimal seiring perkembangan di lapangan.
Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha, Korban Teridentifikasi 103 Anak
“Selain itu, Kemenhub juga mendukung langkah-langkah investigasi dari KNKT dan pihak terkait guna mendalami penyebab insiden tersebut,” ucapnya.
Berdasarkan pembaruan data sementara hingga pukul 02.00 WIB, tercatat 4 orang meninggal dunia dan 79 orang mengalami luka-luka. Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan di sejumlah rumah sakit rujukan.
Penanganan dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
