Jakarta – Dalam rangka pencanangan HUT ke-499 Kota Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberlakukan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Minggu, 10 Mei 2026, pukul 05.30–10.00 WIB.
“Untuk Jalan H.R. Rasuna Said sisi timur berlaku di segmen Simpang Jalan Gembira sampai dengan Simpang Jalan Raya Casablanca. Sementara di sisi barat berlaku di segmen Simpang Jalan Prof. Dr. Satrio sampai dengan Simpang Jalan Setiabudi Utara Raya,” ujar Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Ujang Harmawan, di Jakarta, pada Kamis (7/5).
Ia menambahkan, untuk menunjang kegiatan tersebut, pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas di segmen Jalan H.R. Rasuna Said. Terdapat enam rute alternatif pengalihan arus lalu lintas selama penerapan HBKB sebagai berikut:
– Lalu lintas dari arah timur (Manggarai) menuju arah barat (Tanah Abang/Karet) dapat melalui Jalan Sultan Agung–Jalan Galunggung–Jalan Karet Pasar Baru Timur III–Jalan Karet Pasar Baru Timur II–Jalan R.M. Margono Djojohadikoesoemo dan seterusnya;
– Lalu lintas dari arah timur (Kampung Melayu) menuju arah barat (Tanah Abang/Karet) dapat melalui Jalan Raya Casablanca–Jalan Prof. Dr. Satrio–Jalan K.H. Mas Mansyur dan seterusnya;
Alasan Dibalik Koperasi Merah Putih
– Lalu lintas dari arah barat (Tanah Abang/Karet) menuju arah timur (Manggarai) dapat melalui Jalan R.M. Margono Djojohadikoesoemo–Jalan Galunggung–Jalan Sultan Agung dan seterusnya;
– Lalu lintas dari arah barat (Tanah Abang/Karet) menuju arah timur (Kampung Melayu) dapat melalui Jalan K.H. Mas Mansyur–Jalan Prof. Dr. Satrio–Jalan Raya Casablanca dan seterusnya;
– Lalu lintas dari arah utara (Menteng) menuju arah selatan (Kuningan) dapat melalui Jalan Galunggung–Jalan Gembira–Jalan Kuningan Persada–Jalan Kuningan Mulya–Jalan Achmad Bakrie Barat–Jalan Casablanca dan seterusnya;
– Lalu lintas dari arah selatan (Kuningan) menuju arah utara (Menteng) dapat melalui Jalan Prof. Dr. Satrio–Jalan Denpasar Raya–Jalan Setiabudi–Jalan Setiabudi Utara Raya–Jalan Setiabudi Tengah–Jalan Galunggung dan seterusnya.
“Kami juga menyediakan 3.687 Satuan Ruang Parkir (SRP) di sekitar lokasi acara yang terdiri atas 1.680 SRP mobil dan 2.007 SRP motor,” kata Ujang.
Terdapat empat titik parkir di sekitar lokasi kegiatan, yaitu:
- Parkir Pasar Festival dan GOR Soemantri: 305 SRP mobil dan 437 SRP motor;
- . Parkir Kawasan Rasuna Epicentrum: 850 SRP mobil dan 685 SRP motor;.
- Setiabudi One: 310 SRP mobil dan 450 SRP motor;
- Gedung Nyi Ageng Serang: 215 SRP mobil dan 435 SRP motor.
Adapun layanan angkutan umum tetap beroperasi selama HBKB, yakni Transjakarta rute L13 (Puri Beta–Flyover Kuningan Express), 4D (Pulo Gadung–Kuningan), 6 (Ragunan–Galunggung), 6A (Ragunan–Balai Kota via Kuningan), 6B (Ragunan–Balai Kota via Semanggi), dan 6H (Senen–Lebak Bulus).
Selain itu, LRT Jabodebek relasi Dukuh Atas–Harjamukti dan Dukuh Atas–Jati Mulya juga tetap beroperasi.
“Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan menyesuaikan dengan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan di jalan,” tutup Ujang.
