Jakarta – Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, memberikan apresiasi terhadap kesiapan pemerintah dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Ia menilai berbagai capaian teknis menunjukkan perkembangan yang positif, khususnya dalam aspek administrasi keberangkatan jemaah.
“Penerbitan visa yang sudah selesai seluruhnya merupakan capaian penting. Demikian juga dengan Nusuk yang akan dibagikan sebelum keberangkatan, ini menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan kepada jemaah,” kata Marwan dikutip, Kamis (9/4/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan haji setiap tahun selalu dihadapkan pada dinamika tantangan yang berbeda. Oleh karena itu, seluruh pihak terkait dituntut untuk memiliki kesiapan serta kemampuan beradaptasi yang baik.
“Tantangan haji itu sangat dinamis. Persoalan yang muncul tahun lalu belum tentu terjadi tahun ini. Karena itu, kita harus mampu mengidentifikasi potensi masalah sejak dini agar tidak berdampak pada pelayanan jemaah,” lanjutnya.
Marwan juga menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektor dalam menjaga kualitas layanan tetap optimal. Menurutnya, penyelenggaraan ibadah haji melibatkan banyak instansi sehingga membutuhkan koordinasi yang kuat.
“Kementerian dan seluruh lembaga terkait harus bekerja bersama. Melayani jemaah haji dalam jumlah besar bukan perkara mudah, sehingga dibutuhkan koordinasi dan kolaborasi yang solid,” tegasnya.
Dengan adanya komitmen pemerintah untuk menanggung potensi kenaikan biaya, diharapkan pelaksanaan haji 2026 dapat berlangsung lancar sekaligus memberikan rasa aman serta kepastian bagi seluruh jemaah Indonesia.
