DJP Papabrama Kenalkan Pajak ke 23 Sekolah dan Kampus

Jakarta – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Papua, Papua Barat dan Maluku (Kanwil DJP Kemenkeu Papabrama) terus memperluas edukasi perpajakan kepada generasi muda. Sebanyak 23 sekolah dan perguruan tinggi menjadi sasaran kegiatan pengenalan pajak yang digelar serentak.

Pelaksana harian Kepala Kanwil DJP Papabrama Agustinus Widiantoro mengatakan edukasi pajak dikemas secara interaktif agar lebih mudah diterima pelajar dan mahasiswa. Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai permainan dan ditutup melalui sesi Pajak Membaca.

“Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya memperluas inklusi kesadaran pajak di kalangan pelajar dan mahasiswa,” kata Agustinus dilansir dari Antara, Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung Kamis (3/9/2026) itu melibatkan kolaborasi antara Kanwil DJP Papabrama dengan sekolah dan perguruan tinggi. Pelaksanaannya juga didukung Kantor Pelayanan Pajak (KPP) serta Kantor Pelayanan, Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) yang berada di wilayah Papua dan Maluku.

Selain memberikan pemahaman mengenai perpajakan, Kanwil DJP Papabrama turut memberikan Edu Tax Award. Penghargaan tersebut diberikan kepada pihak-pihak yang dinilai aktif mendukung program inklusi kesadaran pajak, mulai dari pendidik, sekolah hingga mitra strategis.

Agustinus, yang didampingi Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Supriyanto, menjelaskan bahwa pajak memiliki peran penting dalam mendukung berbagai kebutuhan negara.

Menurutnya, penerimaan pajak menjadi salah satu sumber pembiayaan negara untuk menjalankan berbagai program, termasuk pendidikan, menjaga kedaulatan, pelayanan kesehatan hingga pembangunan.

Karena itu, generasi muda dinilai perlu dipersiapkan tidak hanya dengan kemampuan akademik, tetapi juga karakter yang kuat. Pelajar dan mahasiswa didorong untuk memiliki sikap disiplin, berani, pantang menyerah serta tekun belajar agar kelak dapat menjadi tenaga ahli dan berkontribusi sesuai bidang masing-masing.

“DJP berharap nilai-nilai kepatuhan pajak dapat tertanam sejak dini dalam perilaku anak-anak generasi juara, sehingga tercipta masyarakat yang sadar dan peduli terhadap pajak demi kesejahteraan bersama,” ujar Agustinus.

Melalui edukasi sejak bangku sekolah dan perguruan tinggi, DJP berharap pemahaman tentang fungsi pajak tidak hanya berhenti pada pengetahuan, tetapi berkembang menjadi kesadaran dan kepatuhan yang melekat dalam kehidupan generasi muda.

Berita Lainnya

Anak Krakatau Erupsi Berjam-jam, Dentuman Terdengar di 3 Provinsi

Jakarta – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali meningkat. Erupsi menerus terjadi sejak semalam hingga pukul 23.07 WIB hingga Sabtu (5/9/2026),...

Nusron Wahid Minta Kampus Pertanahan Tak Takut Kritik Pemerintah

Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mendorong lingkungan akademik tetap menjadi ruang terbuka bagi pertukaran gagasan, termasuk...

Pramono Sentil Menkeu Purbaya: Kalau Tak Boleh Obligasi, DBH Dikembalikan

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo tetap bersikukuh mengajukan rencana penerbitan obligasi daerah meski Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai Jakarta...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS