Di Pengukuhan MUI 2025–2030, Prabowo Serukan Persatuan Nasional Lawan Korupsi

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh komponen bangsa merapatkan barisan dalam memerangi korupsi saat menghadiri pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025–2030. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan Indonesia memiliki sumber daya melimpah, tetapi kesejahteraan rakyat kerap tergerus akibat praktik korupsi.

Menurut Prabowo, kekayaan negara seharusnya menjadi modal untuk memakmurkan rakyat. Namun, tindakan segelintir pihak yang menyalahgunakan kekuasaan justru membuat masih banyak masyarakat hidup dalam keterbatasan.

“Saudara-saudara, saya mengajak seluruh bangsa, seluruh rakyat terutama unsur pimpinannya, dan sekarang di hadapan Majelis Ulama Indonesia, di hadapan saudara-saudara semua, marilah kita bersatu. Kita harus menjaga Republik ini. Kita harus menjaga kekayaan bangsa kita. Kita harus berani memberantas korupsi dari bumi Indonesia,” ujar Prabowo di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2).

Ia mengakui, upaya membersihkan praktik korupsi bukan perkara mudah. Setiap langkah penegakan hukum kerap dihadang perlawanan dari pihak-pihak yang merasa terusik kepentingannya.

“Tiap kali kita mau berantas, tiap kali kita mau menegakkan keadilan, kelompok garong-garong ini menyerang balik. Mereka selalu ingin bikin kerusuhan, selalu adu domba di antara kita. Kenapa? Karena mereka tidak ingin ada pemerintah yang bersih di bumi Republik Indonesia ini,” tutur Prabowo.

Meski menghadapi berbagai tantangan, Prabowo menegaskan komitmennya untuk tetap konsisten menjalankan amanah penegakan hukum tanpa kompromi.

“Saya telah disumpah di hadapan rakyat untuk menegakkan hukum kita. Karena itu, saya tidak akan ragu-ragu, saya tidak akan mundur setapak pun,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Prabowo menyampaikan apresiasi atas dukungan MUI yang dinilainya memberi semangat moral dalam perjuangan menegakkan keadilan.

“Terima kasih Majelis Ulama Indonesia telah memberi kepada saya suntikan keberanian. Saya menjadi lebih berani, lebih yakin bahwa ulama umaro bersatu, kita akan menegakkan keadilan di bumi Indonesia ini,” tutupnya.

Berita Lainnya

Berikan Kuliah Umum di UIN Datokarama Palu, Menteri Nusron Bangun Kesadaran Mahasiswa...

Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, membangun kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya nilai ekonomi tanah melalui kepastian hukum...

Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf, Menteri ATR/Kepala BPN Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah...

Jakarta - Percepatan sertipikasi terhadap tanah wakaf dilakukan untuk memperkuat legalitas aset keagamaan di berbagai daerah. Di Sulawesi Tengah, langkah itu ditandai dengan penyerahan...

Aggota Komisi V DPR RI Dorong Digitalisasi Desa untuk Promosikan Produk Lokal

Jakarta - Komisi V DPR RI, melalui anggotanya Novita Wijayanti, menegaskan pentingnya langkah konkret dalam mendorong kemajuan desa melalui pemanfaatan teknologi digital. Karena digitalisasi...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS