Jakarta – Musyawarah Nasional (Munas) 2025 Perempuan Indonesia Raya (PIRA) berlangsung meriah di Hotel Bidakara, Jakarta. Dengan mengusung tema “Usung Perempuan Indonesia Raya, Berdaya, Berjaya, Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi ajang penting konsolidasi kader perempuan Partai Gerindra sekaligus momentum refleksi dan kebersamaan keluarga besar PIRA.
Dalam sambutannya, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Prof. Dr. Ir. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H. menyampaikan apresiasi mendalam atas semangat para kader yang datang dari seluruh penjuru Indonesia. Menurutnya, antusiasme tersebut menunjukkan bahwa PIRA telah menjadi energi strategis dalam pergerakan Partai Gerindra.
“Saya ucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan panitia, PP PIRA yang pada hari ini telah menyelenggarakan ulang tahun sekaligus pelaksanaan Munas dan rangkaian kegiatan besok,” ujar Dasco.
Dasco juga menyoroti semangat regenerasi di tubuh PIRA. Ia menilai kombinasi kader baru dan lama menjadi kekuatan penting bagi keberlanjutan organisasi.
“Saya lihat banyak wajah baru, tapi muka-muka lama masih ada. Ada Ibu Zulhafa dari Aceh, saya kenal, beliau pejuang PIRA sejak awal berdiri dan sampai sekarang masih setia,” katanya disambut tepuk tangan peserta.
Lebih lanjut, Dasco menegaskan bahwa PIRA merupakan unsur vital dalam menopang kegiatan partai dan menyukseskan program-program Gerindra di tengah masyarakat. Ia mendorong agar PIRA terus menghadirkan program nyata yang manfaatnya dirasakan langsung oleh rakyat.
“PIRA juga diharapkan aktif memberikan masukan positif dan membangun bagi keberhasilan pemerintahan Presiden Prabowo,” tuturnya, sambil menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo Subianto.
Ia mengingatkan bahwa peran PIRA semakin penting di tengah kepemimpinan Presiden Prabowo yang akan segera memasuki tahun pertama masa pemerintahannya. Kader PIRA, lanjut Dasco, harus tetap menjadi bagian dari kekuatan yang memperkuat arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Kesetiaan dan kerja keras kader perempuan adalah fondasi penting bagi kesinambungan perjuangan partai. Semangat gotong royong dan antusiasme seperti inilah yang menjadi modal besar menuju visi Indonesia Emas,” ujarnya.





