BPA Kejagung Siap Dukung Program Presiden Prabowo Terkait Pengadaan 3 Juta Rumah

JAKARTA – BPA (Badan Pemulihan Aset) Kejaksaan Agung memastikan bahwa mereka siap untuk menyediakan lahan buat lahan 3 juta rumah yang merupakan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Kepala BPA Kejagung, Amir Yanto mengatakan, pihaknya siap menjalankan program tersebut dan menyerahkan tindakan selanjutnya kepada Kementerian Perumahan.

“Sekarang, tergantung kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (KPKP) berapa luas lahan yang dibutuhkan,” kata Amir Yanto pada Jumat (14/12).

Amir Yanto juga menyatakan institusinya sudah menyiapkan lahan dan sekarang tengah diverifikasi oleh Ditjen Kekayaan Negara (DJKN), Kementerian Keuangan sebagai pemilik aset negara.

“Kita siap mendukung penuh Program Penggadaan 3 juta rumah buat masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Penelusuran Aset pada BPA Emilwan Ridwan menambahkan, lahan yang dimaksud oleh Kepala BPA berada di empat kabupaten sekitar Jakarta.

“Kabupaten tersebut, adalah Bogor (Jawa Barat) lalu Tangerang, Serang dan Lebak di Banten,” bebhernya.

Pria dengan segudang prestasi ini menjelaskan, terhadap ahan-lahan tersebut telah dilakukan pemetaan oleh pihak dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman, dan Tim Satuan Pelaksana (Satlak) pada BPA, pekan lalu.

“Jadi, kita BPA Kejagung sudah siapkan lahan buat proyek 3 juta rumah,” tukasnya.

Dari berbagai informasi, lahan yang disiapkan itu adalah barang rampasan negara terkait perkara tindak pidana korupsi yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkrach).

Program Pembangunan 3 Juta Rumah mencuat ketika Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (KPKP) Maruarar Sirait menemui Jaksa Agung pada Selasa (22/10).

Maruarar menjelaskan program tersebut merupakan mandat dari Presiden Prabowo Subianto untuk merespons cepat kebutuhan masyarakat dalam memperoleh tempat tinggal.

“Kita harus bergerak cepat dan mencari solusi untuk dapat memanfaatkan lahan-lahan sitaan dari para koruptor yang dapat dipergunakan oleh rakyat sebagai tempat tinggal. Lahan-lahan tersebut banyak yang berada di wilayah strategis seperti Jabodetabek,” tukasnya.

Upaya tersebut dalam rangka mewujudkan 100 Hari Program Presiden Prabowo Subianto dengan bergotong royong dalam membangun perumahan untuk rakyat.

Berita Lainnya

Mendagri: Parade Tenun Belu Dorong Pelestarian Budaya dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menilai penyelenggaraan Exotic Tenun: Parade Tenun dan Fashion Show di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara...

Bappenas Dorong Hilirisasi Sawit Berbasis Riset dan Teknologi Bernilai Tinggi

Jakarta - Pemerintah terus mendorong transformasi industri kelapa sawit nasional melalui penguatan hilirisasi berbasis riset dan teknologi. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah...

BPN Blora Gandeng APH Kawal Pembebasan Lahan Dua PSN, Cegah Praktik Mafia...

Jakarta - Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) dan Pemerintah Kabupaten Blora untuk mengawal...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS