BI: Utang Luar Negeri Turun Menjadi Rp7.091

Jakarta – Utang Luar Negeri dipastikan turun menjadi US$424,4 miliar pada September 2025, atau sekitar Rp7.091,7 triliun (asumsi kurs JISDOR 14 November 2025 Rp16.710 per dolar AS). Bank Indonesia menyebutkan bahwa posisi tersebut lebih rendah dari bulan sebelumnya, yakni US$ 431,9 miliar.

“Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh melambatnya pertumbuhan ULN sektor publik dan kontraksi pada ULN sector swasta,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso yang melaporkan, bahwa posisi utang eksternal itu terkontraksi 0.6 (year on year) dimana pertumbuhan lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 2% (YoY).

Dimana ULN terbagi ke utang pemerintah dan swasta. ULN pemerintah tercatat sebesar US$210.1 miliar atau tumbuh 2,9% (YoY) pada September 2025, dan pertumbuhannya juga melambat dari bulan sebelumnya yang mencapai 6,7%.

Selain itu, Denny juga menambahkan bahwa perkembangan ULN pemerintah dipengaruhi oleh kontraksi pertumbuhan aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) domestic seiring ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi.

Lebih lanjut, dia menyebut ULN diarahkan untuk untuk mendukung pembiayaan program-program prioritas yang mendorong keberlanjutan dan penguatan perekonomian nasional.

Berdasarkan sektornya, ULN pemerintah dimanfaatkan untuk Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (23,1% dari total ULN pemerintah); Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (20,7%); Jasa Pendidikan (17,0%); Konstruksi (10,7%); Transportasi dan Pergudangan (8,2%); serta Jasa Keuangan dan Asuransi (7,5%). “Posisi ULN pemerintah tersebut didominasi utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,9% dari total ULN pemerintah,” ungkapnya.

Berita Lainnya

Pengungsi Anak Korban Gempa NTT Tak Hanya Dapat Bantuan, Trauma Healing dan...

Jakarta - Penanganan warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan fisik maupun psikologis. Selain bantuan kebutuhan dasar,...

1.500 Drone Hiasi Langit Jakarta, Bawa Pesan Doa untuk Korban Gempa NTT

Jakarta - Ribuan warga memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, saat perayaan Malam Merdeka dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/206)...

Bima Arya: WFH ASN 18 Agustus Tak Wajib, Pesta Rakyat Tetap Bisa...

Jakarta - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menjelaskan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN)...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS