Status Tersangka, Kakanwil BPN Bali Tetap Jalani Tugas dan Ibadah dengan Tenang

Jakarta – Status tersangka yang melekat pada Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali, I Made Daging (IMD), tidak menyurutkan semangatnya dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan instansi pelayanan publik. Justru, kondisi tersebut disebutnya menjadi pemicu untuk bekerja lebih sungguh-sungguh dan menjaga kekompakan jajaran BPN di Bali.

Pejabat yang akrab disapa IMD itu menegaskan bahwa dirinya tetap fokus menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat, meskipun tengah menghadapi persoalan hukum.

“Ya, ini saya anggap berkah buat saya, karena status tersangka ini justru membuat saya dan tim kami makin serius menjalani tugas sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya saat ditemui awak media di kantornya, Senin, 26 Januari 2026.

IMD juga menekankan pentingnya integritas di lingkungan kerja. Ia mengaku secara rutin melakukan koordinasi dengan seluruh kepala kantor BPN di kabupaten dan kota se-Provinsi Bali untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

“Setiap hari kami zoom dengan kepala kantor BPN, mengenai hasil penyelesaian tugas-tugas pelayanan, baik sertipikat hak milik, maupun pengajuan lainnya,” sambungnya.

Terkait respons keluarga atas status hukum yang dihadapinya, I Made Daging memilih bersikap terbuka dan menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Ia menyampaikan bahwa keluarga diminta untuk bersabar dan tetap memegang nilai-nilai kejujuran serta ketaatan pada aturan.

“Ada beberapa pertanyaan dari anak saya, saya jawab jujur, dan saya meminta agar kelak ke depan anak-anak saya bekerja penuh dengan integritas, dan patuh kepada aturan serta tidak meninggalkan ibadah,” ungkapnya.

Sementara itu, mengenai ketidakhadiran pihak Polda Bali dalam sidang perdana praperadilan, IMD mengaku tidak ingin berprasangka buruk. Ia memilih berpikir positif dan menghormati kesibukan masing-masing institusi.

“Saya tetap berfikir positif, karena pada dasarnya setiap instansi atau lembaga tentu banyak yang dikerjakan, saya sudah menyerahkan semuanya agar masyarakat Bali yang menilai semua ini, dan kami sudah menjalankan tugas sesuai dengan aturan dan menjaga integritas yang ada,” tutupnya.

Berita Lainnya

Pemerintah Siagakan Bantuan Pusat Usai Gempa Guncang NTT

Jakarta - Pemerintah pusat langsung mengambil langkah cepat untuk menangani dampak gempa bumi yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026). Sejumlah dukungan...

BMKG Ungkap Penyebab Gempa M 7,7 NTT, Potensi Gempa Lebih Besar Masih...

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkap gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026), subuh dipicu...

Gempa M 7,7 Guncang NTT, Dua Warga Tewas dan Bangunan di Bima...

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan dua orang meninggal dunia setelah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS