Ketua KPK Setyo Budiyanto menjelaskan strategi yang akan digunakan dalam penyelesaian ketika resmi memimpin lembaga antirasuah tersebut.
Penulis: Redaktur
Setyo Budiyanto Ngotot Pertahankan OTT Saat Pimpin KPK
Ketua KPK 2024-2029 Setyo Budiyanto menegaskan dirinya bakal mempertahankan kegiatan OTT (operasi tangkap tangan) jika sudah resmi memimpin institusi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Politikus PDIP Yasonna Laoly
Tim penyidik KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) telah menjadwalkan ulang pemeriksaan mantan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly. Anggota DPR asal PDIP itu akan diperiksa pada Rabu (18/12).
Dipecat PDIP, Partai Golkar Buka Pintu Lebar Untuk Jokowi
Partai Golkar menegaskan bahwa mereka siap menyambut Presiden ke-7 RI Jokowi (Joko Widodo) yang telah resmi dipecat oleh PDIP
Haidar Alwi Anggap PDIP Bukan Siapa-siapa Tanpa Jokowi Sepanjang 10 Tahun Terakhir
JAKARTA – Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi memberikan respons atas keputusan DPP […]
George Sugama Halim Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan
JAKARTA – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indardi mengatakan bahwa […]
Dilantik Hari Ini, Pimpinan dan Dewas KPK Periode 2024-2029 Aktif Kerja 20 Desember
Pimpinan dan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024-2029 baru mulai aktif bekerja per 20 Desember 2024 mendatang, meski telah diambil sumpah jabatan oleh Presiden Prabowo Subianto pada hari ini, Senin (16/12).
Agnes Gracia Ternyata Sudah Bebas dari Penjara Anak
Terpidana kasus penganiayaan David Ozora, Agnes Gracia ternyata mendapatkan pembebasan bersyarat setelah menjalani penjara sejalk tahun 2023.
Natalius Pigai : Presiden Prabowo Gunakan Aspek Kemanusiaan Untuk Berikan Amnesti
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto mempunyai alasan khusus untuk memberikan amnesti atau pengampunan kepada ribuan narapidana.
Yusril Pastikan Mary Jane Bakal Dipindahkan ke Filipina Pekan Ini
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra menjelaskan bahwa pemerintah akan segera mengembalikan terpidana mati kasus narkoba, Mary Jane ke Filipina.