Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menghadirkan program baru bertajuk Masyarakat Tanya ATR/BPN (MasNya ATR/BPN) untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi seputar layanan pertanahan.
Program tersebut resmi diluncurkan, Kamis (1/10/2026) dan menjadi sarana interaktif bagi masyarakat untuk menanyakan berbagai hal mengenai pelayanan pertanahan secara langsung melalui akun TikTok resmi Kementerian ATR/BPN.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol Kementerian ATR/BPN Uunk Din Parunggi menjelaskan, masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut untuk memperoleh informasi mengenai prosedur, biaya, hingga estimasi waktu dalam pengurusan sertipikat tanah.
HANTARU ke-66, ATR/BPN Gelar Donor Darah
“MasNya ATR/BPN itu adalah masyarakat bertanya kepada ATR/BPN mengenai prosedur, biaya, waktu atau apa pun terkait dengan pengurusan sertipikat tanah. Jadi ini untuk mengedukasi masyarakat, agar masyarakat benar-benar paham ketika ke Kantor Pertanahan itu apa yang harus dilakukan,” ujar Uunk Din Parunggi, di Media Center Kementerian ATR/BPN, Jakarta, dilansir dari laman Resmi kementerian ATR/BPN, Jumat (2/10/2026).
Menurut Uunk, keberadaan program tersebut juga diharapkan dapat membuat masyarakat lebih mandiri dalam mengurus kebutuhan pertanahan. Edukasi secara langsung dinilai dapat mengurangi ketergantungan terhadap pihak ketiga yang menawarkan jasa pengurusan atau percepatan sertipikat.
“Kita juga harapkan dengan adanya edukasi ini masyarakat bisa langsung datang sendiri ke Kantor Pertanahan dan sudah tidak merasa bingung,” tutur Uunk Din Parunggi.
MasNya ATR/BPN hadir melalui siaran langsung di akun TikTok resmi Kementerian ATR/BPN setiap Senin hingga Jumat. Live tersebut berlangsung pada pukul 09.00-11.00 WIB dengan konsep dialog interaktif sehingga pengguna dapat menyampaikan pertanyaan secara langsung.
Dalam setiap siaran, Muhammad Akbar dari Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN bertugas sebagai host. Ia akan mengarahkan jalannya pembahasan sekaligus membantu memberikan informasi mengenai berbagai layanan pertanahan yang dibutuhkan masyarakat.
Melalui program tersebut, pengguna TikTok dapat memperoleh penjelasan terkait sejumlah aspek pelayanan, mulai dari tahapan pengurusan, waktu penyelesaian, hingga biaya yang berkaitan dengan sertipikat tanah.
Uunk juga mengajak masyarakat memanfaatkan program tersebut sebagai saluran untuk mendapatkan informasi mengenai layanan sertipikat tanah. Namun, ia menegaskan bahwa MasNya ATR/BPN bukan diperuntukkan bagi penyampaian pengaduan karena Kementerian ATR/BPN telah menyediakan kanal khusus untuk hal tersebut.
“Saya harapkan kepada seluruh masyarakat untuk memanfaatkan program MasNya ATR/BPN ini secara baik untuk menanyakan apa pun itu terkait dengan sertipikat tanah. Namun, lain halnya dengan pengaduan karena sudah ada kanalnya sendiri,” lanjut Uunk Din Parunggi.
Siaran perdana program tersebut mendapat respons dari masyarakat. Ratusan pengguna mengikuti Live MasNya ATR/BPN dan turut menyampaikan pertanyaan maupun komentar mengenai persoalan pertanahan yang mereka alami.
Salah seorang peserta dari Jawa Timur, Mba’Cik Verandys, mengapresiasi penjelasan yang diberikan melalui program tersebut.
“Terima kasih penjelasannya, sangat jelas sekali. Saya dukung ini karena jadi transparan semua prosesnya,” ujar salah seorang penanya dari Jawa Timur, Mba’Cik Verandys.
