Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mendorong pelibatan pesantren dalam upaya menjaga kelestarian hutan dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan. Menurutnya, pesantren memiliki potensi besar menjadi mitra pemerintah dalam perlindungan lingkungan karena mempunyai kepedulian terhadap kelestarian alam.
Cak Imin menilai, keberadaan pesantren dapat berkontribusi dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sekaligus melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap ancaman kerusakan hutan dan karhutla.
“Sebetulnya di mana ada pesantren, biasanya ada keberpihakan dan ada tindakan-tindakan preventif karena sudah banyak pesantren yang menjadi kekuatan penjaga lingkungan,” kata Cak Imin dalam keterangannya, Minggu (25/10/2026).
Komisi III DPR Apresiasi Penggagalan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Senilai Rp3,48 Triliun
Atas dasar itu, ia menilai pesantren perlu memperoleh ruang yang lebih luas dalam kebijakan pelestarian lingkungan. Keterlibatan lembaga pendidikan berbasis keagamaan tersebut dinilai dapat memperkuat upaya perlindungan hutan melalui pendekatan sosial dan nilai-nilai kearifan lokal.
Cak Imin juga meminta Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, serta pemerintah daerah untuk mempertimbangkan potensi pesantren dalam menyusun dan menjalankan strategi perlindungan hutan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar upaya menjaga kelestarian lingkungan dapat berjalan lebih efektif.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa persoalan karhutla harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki strategi pengelolaan dan perlindungan hutan ke depan. Upaya tersebut, katanya, tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan pemerintah, tetapi juga perlu didukung partisipasi aktif masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan.
“Kita jadikan kebakaran hutan ini sebagai evaluasi. Sekarang kita jaga hutan, namun ke depan dengan melibatkan masyarakat lokal, dan melibatkan pesantren dengan kearifannya terhadap lingkungan,” katanya.
