HUT ke-18 PIRA, Novita Wijayanti Ajak Perempuan Tak Takut Deteksi Dini Kanker

Jakarta – Perempuan Indonesia Raya (PIRA) memperingati hari ulang tahun ke-18 dengan menggelar sosialisasi pencegahan kanker sekaligus pemeriksaan Pap Smear secara gratis bagi masyarakat.

Kegiatan yang mengangkat tema “Perempuan Sehat, Keluarga Kuat, Indonesia Hebat” tersebut menjadi bagian dari upaya PIRA mendorong peningkatan kesadaran perempuan terhadap pentingnya menjaga kesehatan.

Ketua Umum PP PIRA Novita Wijayanti mengatakan, usia 18 tahun organisasi menjadi momentum untuk kembali memperkuat komitmen dalam pemberdayaan perempuan, termasuk melalui perhatian terhadap aspek kesehatan.

“Delapan belas tahun perjalanan PIRA adalah bukti nyata dari komitmen yang konsisten dan berkelanjutan dalam memperjuangkan hak, kesejahteraan, serta kualitas hidup perempuan Indonesia,” kata Novita dalam keterangan, Sabtu (3/10/2026).

Menurut Novita, perempuan mempunyai posisi penting dalam membangun ketahanan keluarga. Peran tersebut tidak hanya berkaitan dengan kehidupan rumah tangga, tetapi juga pendidikan dan tumbuh kembang anak.

“Perempuan adalah tiang keluarga, madrasah pertama bagi anak-anak, serta penopang utama ketahanan keluarga,” ucap legislator dari Fraksi Partai Gerindra.

Atas dasar itu, Novita menilai kesehatan perempuan perlu mendapat perhatian serius. Salah satunya melalui peningkatan pemahaman mengenai pencegahan serta deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara.

Ia mendorong perempuan tidak menunda pemeriksaan kesehatan secara berkala sehingga potensi risiko maupun tanda-tanda penyakit dapat diketahui lebih awal.

“Kita tahu bahwa mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Kanker serviks, misalnya, dapat dicegah dan ditangani secara efektif apabila terdeteksi sejak dini melalui pemeriksaan rutin seperti Pap Smear,” kata Novita.

Narasumber dari YPKi, Afina Putri Indriani, S.Keb., Bdn., juga menekankan pentingnya memperluas edukasi mengenai kanker serviks dan kanker payudara. Menurutnya, pemahaman yang baik dapat mendorong perempuan lebih aktif melakukan pencegahan dan pemeriksaan dini.

“Edukasi tentang kanker, khususnya kanker serviks dan kanker payudara, sangat penting karena pencegahan dan deteksi dini dapat menjadi langkah awal untuk menyelamatkan lebih banyak perempuan,” ucapnya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong masyarakat agar tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin,” ujar Afina.

Afina berharap program yang dilakukan PIRA tidak hanya berlangsung dalam momentum peringatan ulang tahun organisasi. Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan reproduksi perlu menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.

“Kami berharap kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan Pap Smear gratis ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja. Kesadaran untuk menjaga kesehatan reproduksi perlu menjadi bagian dari kebiasaan hidup perempuan, sehingga berbagai risiko penyakit dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar pemeriksaan kesehatan tidak dianggap sebagai sesuatu yang menakutkan. Sebaliknya, pemeriksaan sejak dini dapat membantu seseorang mengetahui kondisi tubuh dan memperoleh penanganan yang sesuai jika ditemukan gangguan kesehatan.

“Justru dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak awal, kita memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Karena itu, kami mengajak para perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan dirinya,” sebutnya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut turut disampaikan Pembina PP PIRA Rani D. Sutrisno. Ia berharap kegiatan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Di bawah kepemimpinan Ibu Novita Wijayanti, saya berharap kegiatan-kegiatan positif seperti ini dapat terus dilakukan secara konsisten. Semoga PIRA semakin kuat, semakin kompak, dan senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan manfaat serta kontribusi nyata,” kata Rani.

Novita pun berharap kegiatan pemeriksaan tersebut dapat menjadi pemicu meningkatnya kesadaran perempuan untuk menjaga kesehatan dalam jangka panjang.

“Semoga semangat menjaga kesehatan ini tidak berhenti di ruangan ini saja, melainkan ditularkan kepada keluarga, tetangga, dan lingkungan sekitar kita,” katanya.

Menutup sambutannya, Novita meminta perempuan tidak menunda pemeriksaan kesehatan dan menjadikan perhatian terhadap kesehatan sebagai bagian dari kepedulian terhadap diri sendiri maupun keluarga.

“Jangan pernah ragu atau menunda untuk menyayangi diri sendiri. Menjaga kesehatan merupakan bentuk tanggung jawab dan kasih sayang terbesar kita kepada suami, anak-anak, dan keluarga,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, sekitar 36.000 perempuan di Indonesia disebut didiagnosis mengidap kanker serviks, sementara sekitar 21.000 lainnya meninggal dunia. Data tersebut menggambarkan tingginya risiko kematian pada pasien kanker serviks.

Sementara itu, kanker payudara menjadi salah satu jenis kanker yang paling banyak ditemukan pada perempuan di Indonesia sekaligus salah satu penyebab kematian akibat kanker. Data Kementerian Kesehatan mencatat sekitar 65.000 hingga 68.000 kasus baru kanker payudara muncul setiap tahun.

Dalam data tersebut juga disebutkan sekitar 70 persen pasien kanker payudara datang ke fasilitas kesehatan ketika penyakit sudah berada pada stadium lanjut. Adapun angka kematian akibat kanker payudara di Indonesia tercatat lebih dari 22.000 jiwa per tahun.

Berita Lainnya

Kapolri Suyudi Rotasi 19 Kapolda Sehari Setelah Menjabat

Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan rotasi terhadap 19 kepala kepolisian daerah (kapolda) di sejumlah wilayah Indonesia. Pergantian tersebut dilakukan sehari...

ATR/BPN Percepat Layanan Pertanahan, Dorong Proses Transparan dan Bebas Pungli

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus melakukan pembenahan pelayanan publik di bidang pertanahan. Upaya tersebut diarahkan untuk memberikan layanan...

Pimpin Bakom RI, Syahganda Siapkan Strategi Komunikasi Berbasis AI

Jakarta – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Syahganda Nainggolan menyatakan akan memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), dalam memperkuat...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS