Jakarta – Sejumlah tokoh nasional mendatangi Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (2/10/2026), untuk menghadiri agenda pelantikan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Berdasarkan pantauan Kompas.com, para tamu mulai berdatangan sekitar pukul 13.30 WIB dengan mengenakan pakaian formal, seperti jas hitam dan dasi berwarna biru muda.
Beberapa tokoh yang terlihat hadir di antaranya mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Ketua Umum Persatuan Umat Buddha Indonesia Philip Kuntjoro Widjaja, mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, pendiri Mayapada Group Dato Sri Tahir, serta aktivis sekaligus peneliti senior Indonesia, Jusuf Wanandi.
Pratikno mengungkapkan bahwa dirinya datang ke Istana atas undangan untuk menghadiri pelantikan Wantimpres. Namun, ia belum mengetahui secara pasti posisi yang akan diembannya dalam lembaga tersebut.
“Iya ini saya diundang untuk pelantikan apa Wantimpres ya,” kata Pratikno saat tiba di Istana dikutip dari Kompas.
Pratikno tampak mengenakan jas hitam dengan dasi biru muda dan hadir bersama istrinya yang memakai kebaya cokelat. Ketika ditanya mengenai kemungkinan dirinya menjabat sebagai Ketua Wantimpres, ia menyatakan belum mengetahui kepastian penugasan tersebut.
“Ya semua penugasan yang dilakukan untuk kepentingan negara kepentingan masyarakat harus dilaksanakan sebaik-baiknya,” ucap dia.
Ia juga menyebut bahwa tawaran untuk bergabung sebagai anggota Wantimpres telah disampaikan sejak cukup lama, meski tidak memberikan penjelasan lebih terperinci.
Sementara itu, Jusuf Wanandi membenarkan bahwa kedatangannya ke Istana berkaitan dengan pelantikan anggota Wantimpres. Ia menyebut jumlah tokoh yang akan dilantik diperkirakan mencapai sekitar 20 orang.
“Pelantikan daripada anggota Wantimpres,” ungkap Jusuf saat tiba.
Jusuf mengatakan informasi mengenai agenda pelantikan tersebut baru diterimanya dua hari sebelum acara. Pemberitahuan itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
“Pemberitahuan pelantikan dua hari lalu. (Diberitahu) Pak Dasco,” ungkapnya.
Terkait kesediaannya menjadi anggota Wantimpres, Jusuf menjelaskan bahwa hubungannya yang telah lama terjalin dengan Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu latar belakang penerimaan tawaran tersebut.
“Saya kan kawan dia, beliau ya, Presiden Republik Indonesia, kawan dari dulu,” tuturnya.
