Mulut dan Hidung Berbusa, DPR Desak Polda Metro Sikat Habis Misteri Kematian Karumga Eks Jampidsus!

Jakarta – DPR RI mendesak Polda Metro Jaya untuk bekerja cepat, profesional, dan transparan dalam mengusut tuntas kematian Sutrimo, Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.

Anggota Komisi III sekaligus Panja Pengawasan, Bimantoro Wiyono memperingatkan bahwa lambatnya pengungkapan kasus ini hanya akan memicu spekulasi liar di tengah masyarakat.

“Saya minta Polda Metro Jaya bergerak cepat dan usut tuntas! Jangan biarkan kasus ini mengambang. Jika memang tidak ada unsur pidana, umumkan secara terbuka berdasarkan bukti ilmiah. Namun, jika ada indikasi tindak pidana, seret pelakunya ke proses hukum tanpa kompromi,” tegas Bimantoro, Senin (27/7/2026).

Sorotan utama diarahkan pada kondisi jenazah saat ditemukan, di mana bagian mulut dan hidung korban mengeluarkan busa. Temuan fisik tersebut dinilai mirip dengan indikasi umum kasus pembunuhan berencana menggunakan zat beracun, sehingga membutuhkan pembuktian forensik yang mendalam.

Politikus Fraksi Partai Gerindra ini menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus bekerja secara objektif tanpa intervensi tekanan dari pihak mana pun demi mengembalikan kepercayaan publik.

“Hormati proses hukum, tapi ingat, hukum tidak boleh jalan di tempat. Kita mendesak kepolisian memberikan kepastian dan keadilan secepat-cepatnya, baik bagi keluarga korban maupun publik,” pungkas Bimantoro.

Berita Lainnya

Pengukuran Terjadwal Bikin Urus PBT Lebih Cepat

Jakarta – Layanan Pengukuran Terjadwal dinilai memberikan kepastian waktu bagi masyarakat dalam mengurus dokumen pertanahan, khususnya Peta Bidang Tanah (PBT). Proses yang sebelumnya dapat...

Komisi II DPR Kaji Usulan Perpanjangan Masa Jabatan Kades

Jakarta – Komisi II DPR RI membuka peluang untuk mengkaji usulan perpanjangan masa jabatan kepala desa (kades) yang sebelumnya disampaikan kepada pimpinan DPR. Pembahasan...

Dua WNA China Dibawa ke Kualanamu, Ada Apa?

Jakarta – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Kualanamu tengah mendalami dugaan keterkaitan dua warga negara asing (WNA) asal China dengan sindikat penipuan daring...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS