Jakarta – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia meminta seluruh jajaran Partai Golkar Aceh memperkuat konsolidasi internal sebagai langkah untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu mendatang.
Pesan tersebut disampaikan Bahlil saat melantik kepengurusan DPD I Partai Golkar Aceh periode 2025–2030 yang dipimpin M. Salim Fakhri di Banda Aceh, Sabtu.
“Dalam konteks menaikkan kursi, kami menetapkan bahwa konsolidasi adalah instrumen terpenting untuk menuju penambahan kursi. Musda dan pelantikan merupakan bagian dari konsolidasi,” katanya.
Bahlil mengucapkan selamat kepada M. Salim Fakhri beserta sekitar 180 pengurus DPD I Partai Golkar Aceh yang resmi dilantik.
Menurutnya, Partai Golkar saat ini memiliki dua target utama, yakni menambah jumlah kursi di lembaga legislatif serta mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga akhir masa jabatan.
Ia menegaskan konsolidasi merupakan fondasi utama bagi keberhasilan sebuah partai politik. Karena itu, seluruh struktur partai di daerah diminta segera menyelesaikan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat paling bawah.
“Karena itu, saya meminta kepada pengurus provinsi setelah ini segera melaksanakan musda di tingkat kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa,” ujarnya.
Selain membahas penguatan organisasi, Bahlil juga menyinggung situasi geopolitik dunia yang masih dipengaruhi konflik di kawasan Timur Tengah. Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada stabilitas ekonomi dan sektor energi sehingga Partai Golkar harus terus mendukung program pemerintah, termasuk Pemerintah Aceh.
“Golkar Aceh saya minta harus bersama-sama dengan Pak Gubernur untuk melanjutkan pembangunan Aceh. Kalau ada yang kurang, dibicarakan baik-baik,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Aceh M. Salim Fakhri menyebut saat ini Golkar Aceh memiliki total 88 anggota DPRD kabupaten/kota, anggota DPR Aceh, serta tiga wakil di DPR RI.
Ia optimistis capaian tersebut masih dapat ditingkatkan pada Pemilu berikutnya melalui kerja sama dan penguatan organisasi.
“Kami tidak bermuluk-muluk. Insya Allah akan kami tambah. Nanti akan kami buktikan, apalagi kalau kami bisa bersatu dengan Forkopimda,” ujar Salim.
