Jakarta – Presiden Prabowo Subianto membagikan pengalamannya saat menggunakan kendaraan taktis Maung produksi PT Pindad. Meski sempat mengalami beberapa kendala, ia menegaskan tetap memilih menggunakan mobil buatan dalam negeri sebagai bentuk dukungan terhadap industri nasional.
Dalam Musyawarah Nasional HIPMI, Rabu, 10 Juni 2026, Prabowo mengatakan dirinya merasa berkewajiban memberi teladan kepada para pejabat dan masyarakat dengan memakai produk karya anak bangsa.
“Suka tidak suka, karena saya presiden, saya harus kasih contoh. Saya harus pakai mobil buatan anak-anak Indonesia,” kata Prabowo.
Menurutnya, Maung merupakan produk yang masih relatif baru sehingga proses penyempurnaan masih terus dilakukan. Karena itu, ia menilai wajar jika kualitasnya belum sepenuhnya setara dengan kendaraan dari merek otomotif global yang telah berkembang selama puluhan tahun.
“Ini kan mobil baru satu dua tahun kita bangun. Ya namanya sesuatu yang baru, mungkin tidak sebagus kalau saya pakai BMW atau Mercedes,” ujarnya.
Prabowo kemudian menceritakan salah satu pengalaman unik saat menggunakan Maung. Ketika sedang beristirahat di dalam kendaraan saat hujan deras, ia mendapati ada air yang menetes dari bagian atap mobil.
“Saya suka tidur di mobil. Suatu saat saya lagi tidur di mobil, tahu-tahu karena hujan keras di luar, saya tidur, tahu-tahu tek, tek. Saya bangun, rupanya bocor,” ungkapnya yang langsung disambut tawa peserta acara.
Setelah kejadian tersebut, Prabowo mengaku mengirimkan kembali kendaraan itu ke PT Pindad agar dilakukan perbaikan dan penyempurnaan.
“Ya namanya baru. Aku kirim kembali ke Pindad. Aku bilang, ‘Eh Pindad tolonglah, bocornya dikurangi’,” ujarnya.
Tak hanya soal kebocoran, Prabowo juga mengaku pernah merasakan guncangan cukup kuat saat Maung digunakan melintasi medan tertentu. Namun hal itu tidak mengurangi komitmennya untuk tetap memakai kendaraan produksi dalam negeri.
“Habis itu pakai mobil, naik gunung geledak, geledak, geledak. Tapi gledak enggak apa-apa. Demi nasionalisme saya tetap pakai mobil ini,” tegasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan dukungan Prabowo terhadap pengembangan industri pertahanan dan otomotif nasional, meskipun produk yang dihasilkan masih memerlukan berbagai penyempurnaan.
