Wali Kota Jaksel Potong Langsung Sapi Kurban Prabowo, Ditemukan Cacing Hati

Jakarta – Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, turun langsung menyembelih sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di halaman Masjid Darul Jannah, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

Sapi kurban milik Presiden Prabowo tersebut memiliki bobot sekitar 1,1 ton dan menjadi hewan terakhir yang dipotong dalam rangkaian penyembelihan kurban Idul Adha 1447 Hijriah di lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

Anwar mengatakan, total hewan kurban yang disembelih tahun ini terdiri dari 31 ekor sapi serta 60 kambing dan domba.

“Sapi terakhir yang dipotong dari Pak Prabowo. Kebetulan saya sendiri yang memotong. Semoga Bapak Presiden senantiasa diberikan kesehatan, panjang umur, dan keberkahan,” ujarnya, Kamis (28/5/2026.

Ia menjelaskan, proses penyembelihan hingga distribusi daging dilakukan secara higienis dan ramah lingkungan. Daging kurban dibagikan menggunakan wadah besek bambu atau bongsang untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

“Untuk limbah darah dan jeroan langsung dikubur agar tidak mencemari lingkungan,” terangnya.

Pemerintah Kota Jakarta Selatan menyiapkan sekitar 2.500 paket daging kurban yang akan disalurkan kepada mustahik hingga Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di lingkungan Pemkot Jakarta Selatan.

Anwar menegaskan, seluruh daging kurban yang akan dibagikan kepada masyarakat terlebih dahulu diperiksa untuk memastikan kualitas dan kelayakannya.

“Terkait daging kurban, apabila ditemukan indikasi yang tidak baik akan kami periksa terlebih dahulu untuk memastikan daging tersebut sehat dan layak dibagikan. Jangan sampai niat baik berkurban justru berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap tata kelola penyembelihan hewan kurban yang diterapkan di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan dapat menjadi contoh bagi masyarakat, terutama dalam menjaga kebersihan dan pengelolaan limbah.

“Perlu dilakukan adalah meningkatkan kualitas pemotongan baik dari sisi kebersihan daging maupun pengelolaan limbahnya agar tidak mengganggu lingkungan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan, Ridho Sosro, mengungkapkan pihaknya menemukan sekitar 1,5 kilogram hati sapi yang harus diafkir karena terindikasi mengandung cacing hati atau Fasciola Hepatica.

“Kami melakukan pemeriksaan sejak hewan masih hidup, mulai dari kondisi fisik hingga kesehatannya. Setelah pemotongan, organ-organ seperti hati dan paru juga diperiksa untuk memastikan layak dikonsumsi masyarakat,” tandasnya.

Berita Lainnya

Pidato Prabowo di Paripurna DPR sebagai Momen Kebangkitan Ekonomi Politik Kerakyatan

Oleh: Mahardhikka Prakasha Shatya, Mahasiswa Magister Program Ilmu Komunikasi Politik, Universitas Paramadina.  "APBN bukan sekadar catatan keuangan birokrasi. APBN adalah instrumen perjuangan negara untuk melindungi...

Sapi Kurban Prabowo-Gibran Disembelih di Istiqlal, Menag Targetkan Zero Accident

Jakarta - Menteri Agama yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar memimpin langsung penyembelihan hewan kurban milik Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden...

Prabowo Genjot Pendidikan Papua, Sekolah di Pulau Terpencil Mulai Dibangun Jakarta...

Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya untuk memperluas pemerataan pendidikan hingga ke daerah terpencil, termasuk Pulau Arar, Papua...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS