Jakarta – Dompet Dhuafa kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan peternak melalui program Jaringan Tani Ternak (Jantara) dengan mendistribusikan 100 ekor domba ke dua wilayah di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Program Jantara dibentuk sebagai upaya pemerataan distribusi hewan kurban di berbagai daerah menjelang Hari Raya Idul Adha. Selain menyediakan hewan kurban berkualitas, program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat peternak.
“Jadi program ini ada dua titik yang diberikan, pertama di Taman Rejo, Kendal dan di Kecamatan Getasan, desa Tolokan Kabupaten Semarang. Jadi total yang kami distribusikan ada 100 domba, di masing-masing Kecamatan itu ada 50 ekor. Dengan masing-masing penerima manfaat itu satu orang 10 domba,” terang Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Zaini Tafrikhan dikutip, Selasa (12/5/2026).
Zaini menjelaskan, program Jantara memang dirancang untuk mendukung keberlangsungan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan rakyat.
Program tersebut dijalankan melalui Sentra Ternak DD Farm Jawa Tengah yang berada di Desa Tamanrejo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.
321 WNA Operator Judi Online Dipindah ke Kantor Imigrasi, Polisi Dalami Jaringan Internasional
“Program janatara itu salh satu tuhuan jangka pendeknya memfasilitasi pendistribusian hewan kurban nanti mereka bisa mendapat penghasilan dari itu,” kata dia.
Ia menambahkan, hewan kurban yang saat ini dipelihara para peternak binaan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan hewan kurban Dompet Dhuafa, khususnya untuk wilayah Jawa Tengah.
“Jadi nanti hewan-hewan ini akan langsung dibawa ke titik pemotongan jadi total ada 12 titik. Target serapan 1.500 di Jawa Tengah, nasional 46 ribu. Kalau lebih 1.500 otomatis yang di sini pasti kosong,” imbuh Zaini.
Melalui program Jantara, Dompet Dhuafa Jawa Tengah menargetkan terbentuknya ekosistem peternakan yang saling terhubung, memiliki daya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan peternak lokal.
Selain itu, program ini juga diharapkan dapat memperkuat rantai pasok peternakan rakyat sekaligus menjadi salah satu sumber utama penyediaan hewan ternak berkualitas dari peternak binaan.
