Jakarta – Di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyampaikan bahwa Indonesia semakin dilirik sebagai tujuan investasi oleh para investor internasional.
Menurutnya, daya tarik utama Indonesia terletak pada kemampuannya menjaga stabilitas, baik dari sisi politik maupun keamanan. Selain itu, iklim investasi yang dinilai kondusif juga menjadi faktor penting yang terus mendapat apresiasi dari para pelaku usaha global.
“Mereka melihat Indonesia menjadi lebih menarik lagi karena salah satu kekuatan kita, kita selalu bisa menjaga peace dan stabilitas. Jadi stabilitas, baik itu stabilitas secara politik maupun keamanan, dan juga iklim investasi yang terjaga dengan baik,” ujar Rosan kepada media di Jakarta, pada Senin (13/04).
Ia menambahkan, bagi investor asing, stabilitas merupakan faktor krusial karena investasi umumnya bersifat jangka panjang. Dalam hal ini, Indonesia dinilai berhasil menunjukkan konsistensi dalam menjaga kondisi tersebut.
“Jadi kepentingan stabilitas itu menjadi hal-hal yang sangat penting. Dan itu yang dibuktikan oleh Indonesia bahwa kita bisa menjaga stabilitas, itu menjadi hal yang prioritas,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rosan mengungkapkan bahwa meningkatnya minat investor juga tidak terlepas dari peran diplomasi ekonomi yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam sejumlah kunjungan luar negeri, seperti ke Korea Selatan dan Jepang, Prabowo disebut aktif bertemu dengan pelaku bisnis setempat. Dalam pertemuan tersebut, ia dinilai mampu memberikan penjelasan yang transparan terkait kondisi ekonomi nasional.
“Ini sangat membantu memberikan confidence kepada investor bahwa Bapak Presiden itu sangat memahami, sangat juga menguasai keadaan geopolitik dan juga perekonomian di Indonesia, serta langkah-langkah apa yang kita sudah ambil,” pungkas dia.
