Menteri Haji Minta Tambahan Rp1,77 Triliun Biaya Pesawat Haji

Jakarta – Hadir dalam rapat Bersama Komisi VIII DPR RI, Selasa (14/4), Menteri Haji Mochamad Irfan meminta persetujuan terkait penambahan biaya penerbangan haji 2026 sebesar Rp1,77 triliun. Menurutnya, hal ini disebabkan karena terjadi lonjakan Harga avtur secara global dan fluktuasi nilai tukar rupiah.

“Total biaya penerbangan haji meningkat dari Rp6,69 triliun menjadi Rp8,46 triliun atau naik Rp1,77 triliun,”ungkap Irfan.

Kendati demikian kata Irfan, bahwa presiden juga telah memutuskan lonjakan biaya tersebut tidak dibebankan kepada jamaah haji. “Alhamdulillah, presiden telah menegaskan bahwa lonjakan biaya ini jangan dibebankan kepada Jemaah,” tambahnya.

Saat ini, Kementerian Haji dan Umrah tengah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk memastikan aspek hukum, termasuk status force majeure dan legalitas tambahan pembiayaan.

“Masih kami dalami bersama Kejaksaan Agung terkait status dan legalitas sumber pembiayaan,” kata Irfan.

Berita Lainnya

Menkes Budi Gunadi Sadikin Sebut Kasus ISPA Turun Jadi 1.500 per Hari...

Jakarta – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan jumlah kasus harian infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tujuh provinsi terdampak kebakaran hutan dan...

Politikus Gerindra Dukung Mekanisme In Rem dalam RUU Perampasan Aset

Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI sekaligus Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Partai Gerindra, Muhammad Rahul, mendukung penguatan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset agar...

3 Gunung Api Masih Siaga, BNPB Ingatkan Ancaman Erupsi hingga Lahar Hujan

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas tiga gunung api di Indonesia yang masih berstatus Level III...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS