Guru Ungkap Dampak Positif MBG: Siswa Lebih Fokus dan Semangat Belajar

Siswa/siswi SD tengah menikmati Makan Bergizi Gratis dari pemerintah. Foto: Antara

Jakarta – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai menunjukkan dampak nyata di lingkungan sekolah. Salah satu contohnya terlihat di SMK Kriya Sahid, Sukoharjo, Jawa Tengah, di mana para siswa merasakan perubahan setelah rutin mengikuti sarapan bersama melalui program tersebut.

Arief Prasetyo, guru Desain Komunikasi Visual (Deskomvis) di SMK Kriya Sahid, menuturkan adanya peningkatan semangat dan fokus belajar pada peserta didiknya sejak MBG berjalan. Ia menilai, asupan gizi di pagi hari membantu siswa lebih siap menerima materi pelajaran.

Bacaan Lainnya

“Dengan adanya MBG, anak-anak sekarang bisa sarapan pagi dan lebih konsentrasi saat menerima pelajaran. Menu MBG selama ini juga enak-enak dan bergizi,” ujar Arief dikutip Kamis (12/2).

Pengakuan serupa datang dari para siswa. Ibnu Ibrahim, salah satu murid SMK Kriya Sahid Sukoharjo, mengatakan sebelumnya ia kerap berangkat sekolah tanpa sarapan. Kini, ia bisa menikmati makan pagi bersama teman-temannya di sekolah.

Sementara itu, Kurniaswari menyebut program MBG sangat membantu, terutama bagi siswa yang tidak sempat atau tidak membawa bekal dari rumah.

Isti, siswi lainnya, juga merasa terbantu dengan adanya makan gratis di sekolah. Selain merasa kenyang dan lebih siap belajar, ia kini dapat menyisihkan sebagian uang jajannya untuk ditabung.

“Saya juga bisa menabung setiap hari dari Rp 5.000 sampai Rp 15.000,” ujar Isti, siswi SMK Kriya Sahid Sukoharjo.

Ia menambahkan, menu yang disajikan terasa lezat dan cukup mengenyangkan. Isti pun berharap program MBG dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak daerah di Indonesia, sehingga semakin banyak pelajar yang memperoleh asupan gizi memadai.

“Terima kasih Pak Prabowo (Presiden RI Prabowo Subianto) atas perhatian dan kepeduliannya untuk generasi masa depan Indonesia,” kata dia.

Pos terkait