KPK Sebut Gaji Hakim Naik Tidak Jaminan Kurangi Tindakan Korupsi!

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa kenaikan gaji hakim tidak menjadikan penurunan tingkat korupsi dikalangan Aparat Penegak Hukum (APH). Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo menyatakanb bahwa Tindakan tersebut berdasarkan individu.

“Adanya penambahan penghasilan lebih diharapkan dapat mengurangi resiko korupsi, tetapi Kembali kepada orangnya,” tegasnya di Gedung Merah Putih hari ini, kepada wartawan.

Ia menambahkan, jika hakim melakukan tindakj pidana korupsi, maka Mahkamah Agung akan memberikan sanksi tegas. “Kalau orangnya masih demikian (korupsi), tetap ditindak, tegas dari Mahkamah Agung dan zero toleransi,” sambungnya.

Hal ini disampaikan Basuki karena pada tanggal 5 Februari lalu, seorang hakim di Depok, JAwa Barat tertangtkap tangan menerima suap. Setidaknya ada tujuh orang yang ditahan terdiri dari Ketua dan Wakil PDN Depok, dan satu orang lagi dari PN Depok dan beberapa lainnya dari pihak swasta.

Berita Lainnya

Bonus Demografi Jakarta Capai 71,63 Persen, Rano Karno Soroti Potensi Ekonomi Kreatif

Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menilai Karang Taruna memiliki posisi penting dalam mempersiapkan generasi muda yang produktif, kreatif, serta memiliki kepedulian...

Pilkades Bekasi Usai, 154 Kades Terpilih segera Dilantik 4 November 2026

Jakarta – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menetapkan jadwal pelantikan 154 kepala desa terpilih hasil Pilkades Serentak 2026 pada 4 November 2026. Jadwal tersebut tercantum...

Lampaui Target 2029! LP2B Nasional Kini Capai 87,63 Persen

Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan komitmennya dalam melindungi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebagai bagian penting dari upaya...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS