Jakarta – Gubernur Banten Andra Soni bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan KP3B, Kota Serang, Minggu (8/2/2026). Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto melalui Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Aksi korve dilakukan usai kegiatan jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Andra hadir didampingi Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah, Kapolda Banten, Danrem 064/Maulana Yusuf, Sekda Banten Deden Apriandhi, serta Wali Kota Serang Budi Rustandi.
“Hari ini kita kolaborasi bersama TNI, Polri, media, pelajar, dan masyarakat umum melaksanakan Gerakan Indonesia Asri atas arahan Bapak Presiden. Ini upaya kita membuat kota dan lingkungan semakin bersih,” ujar Andra.
Ia menjelaskan, gerakan serupa telah lebih dulu dilaksanakan di sejumlah titik, termasuk di kawasan Masjid Agung Banten Lama. Menurutnya, kegiatan kali ini digelar serentak di Kota Serang dengan pembagian tugas yang jelas di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).
“Setiap OPD di lingkup Pemprov Banten bertanggung jawab pada beberapa ruas jalan. Pak Wali Kota juga akan mengoordinasikan OPD di tingkat kota agar berbagi tugas bersama OPD provinsi,” terangnya.
Andra menegaskan, upaya menjaga kebersihan tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial. Ia berencana menerbitkan Instruksi Gubernur untuk memastikan kegiatan bersih-bersih dilaksanakan rutin setiap pekan.
“Ini bukan sekadar acara simbolis. Setiap Jumat akan kita laksanakan Jumat Bersih. Nanti saya keluarkan Instruksi Gubernur,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, sehingga dampaknya dapat dirasakan langsung dalam bentuk lingkungan yang lebih nyaman dan asri.
Sementara itu, Sekda Banten Deden Apriandhi menambahkan bahwa kegiatan bersih-bersih tidak hanya terpusat di sekitar KP3B, tetapi juga dilakukan di sejumlah lokasi lain sesuai tanggung jawab masing-masing OPD.
Menurut Deden, arahan Presiden telah ditindaklanjuti melalui kebijakan di tingkat provinsi dan selanjutnya akan diteruskan oleh para bupati dan wali kota di seluruh wilayah Banten.
“Menjaga kebersihan harus menjadi kesadaran bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah,” pungkasnya.





