Persoalan Sampah Meresahkan, Prabowo Minta Menteri hingga Kepala Daerah Pimpin Langsung Gerakan Bebersih Lingkungan

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengaku prihatin saat ini persoalan sampah telah jadi masalah serius di berbagai daerah, tak terkecuali di daerah yang jadi pusat pariwisata seperti Bali. Ia pun merasa malu karena masalah ini turut jadi sorotan tokoh-tokoh dunia yang pernah datang ke Indonesia.

“Apakah turis mau datang melihat sampah? Indonesia indah, dia mau datang lihat kumuh. Dia mau ke Bali, pantai Bali kotor. Saya di Korea ketemu tokoh-tokoh di Korea, menteri-menteri, jenderal-jenderal, kadang-kadang tentara di manapun, dia tidak pakai basa-basi, bicaranya apa adanya, dia ngomong ke saya. Dia bilang, ‘Your Excellency, I just came from Bali. Oh, Bali so dirty now. Bali not nice’. Wah, tapi saya terima itu sebagai koreksi,” kata Prabowo dalam taklimat bersama kepala daerah se-Indonesia di Sentul, Bogor, Senin (2/2).

Karena itu, Prabowo mengajak seluruh pihak ikut mengatasi masalah ini. Ia meminta gubernur, wali kota, dan bupati turun langsung dan menerjunkan sumber daya manusia (SDM) setempat untuk bersih-bersih lingkungan. Menurutnya, anak-anak sekolah bisa juga diminta terlibat untuk membersihkan sampah.

“SMA, SMP, SD, di bawah kendali Saudara. Apa susahnya, entah hari Sabtu, hari Jumat, semua anak sekolah kumpul di pantai ini. Ini pantai kita, ini halaman kita, ayo kita bersihkan ramai-ramai. Korve,” ucapnya.

Jika para kepala daerah tak sanggup, Prabowo menyatakan bakal menginstruksikan personel TNI dan Polri untuk melaksanakan kegiatan kerja bakti secara rutin. Ini demi mewujudkan Indonesia yang bersih dan asri.

“Kalau bupati dan gubernur tidak bisa saya perintah, Dandim, Danrem, saya perintahkan kau. Gerakan anak buahmu, korve. Tiap hari atau tiap berapa hari, korve, korve, korve. Kepolisian, gerakan korve, korve, korve,” ujar Prabowo.

Demikian pula Prabowo mengharapkan seluruh menteri dan pimpinan BUMN menerapkan kegiatan bersih-bersih di lingkungan sekitar. Ia menegaskan tak boleh ada sampah di kantor BUMN dan kemenetrian.

“Danantara, semua BUMN, ribuan anak buahnya korve. Saya tidak mau lihat plastik atau sampah di sekitar kantor-kantor BUMN. Semua menteri kementerian, lembaga, sebelum masuk kantor, minimal setengah jam bersihkan lingkunganmu. Kalau perlu, menteri yang mimpin,” kata Prabowo.

“Kita ini sekarang harus menyatakan perang terhadap sampah,” tegasnya.

Berita Lainnya

KPK Ungkap Alasan Amankan Istri Kedua Bupati Kuansing dalam OTT

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan alasan mengamankan Suci Nita Edwar, istri kedua Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby, dalam operasi tangkap tangan...

KPK Buka Peluang Periksa Menhut dalam Kasus Gratifikasi Pelepasan Hutan di Kuansing

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan untuk memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus dugaan gratifikasi terkait pengurusan pelepasan kawasan...

KPK Periksa Peran Kemenhut dalam Kasus Kuansing

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan keterlibatan Kementerian Kehutanan dalam perkara gratifikasi terkait pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas (HPT) yang...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS