Waspada Pascabanjir! Pramono Tegaskan Jakarta Nihil Kasus Kencing Tikus

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus penyakit kencing tikus di wilayah Jakarta pascabanjir. Padahal, penyakit tersebut kerap menjadi ancaman serius bagi warga yang terdampak genangan air.

Diketahui, bakteri penyebab kencing tikus dapat masuk ke tubuh manusia melalui luka terbuka pada kulit yang terpapar air banjir tercemar. Penderitanya biasanya mengalami sejumlah gejala, seperti demam tinggi, sakit kepala, hingga nyeri otot, khususnya di bagian betis.

“(Penyakit) kencing tikus itu di Jakarta belum ada,” kata Pramono di Jakarta Timur, Selasa, 27 Januari 2026.

Meski belum ada laporan kasus, Pramono menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak tinggal diam. Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta telah diminta untuk melakukan langkah-langkah pencegahan secara intensif guna mengantisipasi potensi penyebaran penyakit tersebut.

“Kami pasti akan secara preventif melakukan pencegahan terhadap itu dan siap untuk itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Barat Hendra Hidayat juga mengaku telah mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi langsung bersama puskesmas setempat guna mencegah warganya terjangkit penyakit kencing tikus usai banjir.

Hasil koordinasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pembagian cairan karbol kepada warga yang rumahnya terdampak genangan.

“Untuk warga kami yang tergenang setelah pasca banjir itu kami sudah langsung berkoordinasi dengan Puskes kelurahan dan Puskes kecamatan untuk memberikan karbol,” kata Hendra di Cilincing pada Selasa, 27 Januari 2026.

Menurut Hendra, karbol tersebut digunakan untuk membersihkan rumah dari sisa lumpur dan kotoran pascabanjir. Langkah ini diharapkan dapat mensterilkan lingkungan warga dari sumber penyakit.

“Mereka bersih-bersih kita siram karbol semuanya. Itu untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Berita Lainnya

Partai Hanura Usulkan Sistem Baru Supaya Caleg Miskin Modal Tak Terdepak!

Jakarta - Partai Hanura menyuarakan keresahannya terhadap mekanisme Pemilihan Umum (Pemilu) saat ini yang dinilai terlalu ramah kapital. Hanura mendesak adanya reformasi sistem pemilu...

ATR/BPN dan KPK Perkuat Integritas ASN Lewat Pelatihan Antikorupsi

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperkuat integritas aparatur sipil negara (ASN). Kolaborasi tersebut...

Truk Pembawa Maut dan Perusak Jalan Tak Bisa Sembunyi Lagi! Kemenhub Luncurkan...

Jakarta - Pengawasan terhadap truk angkutan barang yang melebihi kapasitas dimensi dan muatan alias Over Dimension Over Loading (ODOL) kini memasuki babak baru. Kementerian...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS