Jakarta – Kapoksi Komisi V DPR RI dari Fraksi Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS), menyatakan dukungannya terhadap rencana pemerintah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) untuk percepatan rehabilitasi di wilayah Sumatera yang terdampak bencana.
Pernyataan tersebut ia sampaikan di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (8/12/2025). Danang menilai inisiatif itu menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mempercepat penanganan pascabencana sekaligus memastikan hak-hak dasar warga terdampak dapat segera dipenuhi.
Legislator asal Dapil Jawa Tengah III itu memandang Inpres sebagai instrumen strategis agar proses rehabilitasi bisa berjalan secara terpadu dan terkoordinasi antar kementerian dan lembaga.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak untuk memimpin Satuan Tugas (Satgas) percepatan perbaikan jembatan dan infrastruktur pascabencana di Sumatra.
Menurut Danang, penunjukan tersebut menjadi langkah penting untuk memulihkan akses transportasi, sehingga distribusi bantuan logistik dan layanan kesehatan ke berbagai wilayah terdampak dapat berlangsung lebih cepat.
“Inpres ini akan menjadi payung koordinasi agar seluruh proses rekonstruksi bisa berjalan cepat, tepat, dan terarah,” ujarnya.
Dalam rancangan aturan itu, pemerintah menempatkan perbaikan dan pembangunan kembali hunian warga yang rusak akibat banjir sebagai prioritas utama. Langkah ini dinilai mendesak agar masyarakat dapat kembali menempati rumah yang layak dan melanjutkan aktivitas sehari-hari.
Selain pemulihan hunian, Inpres juga akan mencakup perbaikan infrastruktur dasar dan fasilitas umum, mulai dari jalan, jembatan, hingga layanan publik yang terdampak banjir.
Danang menegaskan bahwa Komisi V DPR RI berkomitmen mengawal pelaksanaan Inpres tersebut, memastikan alokasi anggaran dan implementasi di lapangan sesuai kebutuhan.
Ia turut mendorong pemerintah daerah agar lebih aktif dalam melakukan pendataan kerusakan serta mempercepat pelaksanaan program pemulihan di tingkat lokal.
“Pemulihan Sumatera pascabanjir harus dilakukan menyeluruh. Negara hadir, dan Inpres ini menjadi bukti nyata komitmen itu,” tegasnya.





