Di Kritik Anggota DPR RI Soal Thrifting, Menteri Purbaya Ngegas..! 

Jakarta – Menjawab Kritikan anggota DPR RI, Adian Napitupulu, soal penolakan Import Ilegal pakaian bekas adalah kepentingan individu atau kelompok tertentu, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa malah akan memperketat untuk mencegah barang bekas (thrifting) impor ilegal. 

Dan menteri Purbaya berkomitmen untuk memeriksa lebih teliti tiap tiap pelabuhan agar barang ilegal tersebut tak lolos masuk ke Indonesia.

“Nanti kita cegat di pelabuhannya kita periksa lebih teliti lagi,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di kantornya, Jakarta Pusat, Minggu (20/11/25)

Selain pengawasan di pelabuhan, Purbaya menegaskan akan melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam praktik ilegal tersebut, termasuk importir.

“Kita akan investigasi lebih dalam dari kasus-kasus yang menyelundup pasti tertangkap, ketahuan siapa pengimpornya. Kalau dulu bisa lepas, ke depan nggak bisa lagi. Jadi, memang kalau yang ilegal kita bereskan,” tegas Purbaya.

Untuk menambah perlindungan bagi industri tekstil lokal, Purbaya juga tengah menyiapkan bea masuk tambahan untuk melindungi industri dalam negeri. Menurut Purbaya, pungutan baru ini berupa Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) dan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP).

“Di industri tekstil, pemerintah tengah melakukan penataan impor balpres, kawasan berikat, hingga pemberlakuan bea BMAD dan BMTP untuk melindungi industri domestik,” ujarnya.

Purbaya memastikan ke depan tidak ada celah yang memungkinkan praktik penyelundupan lolos.

Berita Lainnya

Bonus Demografi Jakarta Capai 71,63 Persen, Rano Karno Soroti Potensi Ekonomi Kreatif

Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menilai Karang Taruna memiliki posisi penting dalam mempersiapkan generasi muda yang produktif, kreatif, serta memiliki kepedulian...

Pilkades Bekasi Usai, 154 Kades Terpilih segera Dilantik 4 November 2026

Jakarta – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menetapkan jadwal pelantikan 154 kepala desa terpilih hasil Pilkades Serentak 2026 pada 4 November 2026. Jadwal tersebut tercantum...

Lampaui Target 2029! LP2B Nasional Kini Capai 87,63 Persen

Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan komitmennya dalam melindungi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebagai bagian penting dari upaya...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS