Aksi Massa Desak KPK Tangkap dan Adili Jokowi, Fachrur Razi: Kalau Takut, Jangan Jadi KPK

Jakarta – Gelombang massa mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta Selatan, Kamis (2/9/2025). Dalam unjuk rasa yang berlangsung dari pukul 11.00 WIB hingga menjelang waktu magrib ini, para demonstran menyuarakan desakan agar mantan Presiden Joko Widodo(Jokowi), ditangkap, dan diadili.

Aksi tersebut dipimpin dari atas mobil komando dengan berbagai orator bergantian menyampaikan tuntutan. Massa juga membawa poster-poster bertuliskan seruan seperti “Tangkap dan Adili Jokowi,” yang dipasang di jembatan penyeberangan hingga dibawa langsung selama aksi berlangsung.

Salah satu tokoh yang hadir dalam aksi ini adalah Fachrur Razi, mantan Menteri Agama yang kini tergabung dalam Forum Purnawirawan Prajurit TNI. Ia mendesak KPK bertindak atas dugaan pelanggaran yang dituduhkan kepada Jokowi.

“Kita sama-sama minta supaya diambil langkah-langkah tangkap dan adili Jokowi,” kata Fachrur Razi di depan ratusan massa.

Fachrur menyatakan keyakinannya bahwa bukti-bukti sudah cukup tersedia, dan mempertanyakan keberanian lembaga antirasuah.

“Bukti-buktinya apa? Waduh, saya rasa bukti-buktinya banyak. Tinggal bagaimana KPK. Kalau KPK tidak berani kita heran juga,” sambungnya.

Ia juga menyinggung soal kredibilitas dan kehormatan para penyidik di KPK.

“Saya yakin anak-anak anda, cucu anda juga bakal malu. Kalau tidak berani, tidak usah jadi KPK,” tegasnya.

“Pak Jokowi tidak usah takut kalau memang tidak salah. Tapi, saya yakin banyak salahnya,” tambah Fachrur.

Dalam kesempatan yang sama, aktivis senior Pong Harjatmo juga turut berorasi, menyuarakan kritik terhadap dinasti politik.

“Adili Jokowi, biar terlambat tapi harus dikerjakan. Sebetulnya kita udah telat, sebenernya tuh udah dari kapan-kapan, ya mulai dinasti politik,” ujarnya.

Pong juga mengkritisi dominasi keluarga Jokowi di jabatan publik.

“Emang Indonesia ini punya Jokowi? Semua keluarganya dijadiin pejabat. Indonesia ini punya rakyat Indonesia, gak boleh dikangkangin oleh satu keluarga,” tegasnya.

Berita Lainnya

Bonus Demografi Jakarta Capai 71,63 Persen, Rano Karno Soroti Potensi Ekonomi Kreatif

Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menilai Karang Taruna memiliki posisi penting dalam mempersiapkan generasi muda yang produktif, kreatif, serta memiliki kepedulian...

Pilkades Bekasi Usai, 154 Kades Terpilih segera Dilantik 4 November 2026

Jakarta – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menetapkan jadwal pelantikan 154 kepala desa terpilih hasil Pilkades Serentak 2026 pada 4 November 2026. Jadwal tersebut tercantum...

Lampaui Target 2029! LP2B Nasional Kini Capai 87,63 Persen

Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan komitmennya dalam melindungi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebagai bagian penting dari upaya...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS