Kejagung Tetapkan Riza Chalid sebagai Buronan, Terjerat Kasus Korupsi Minyak Pertamina

Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan pengusaha minyak, Mohammad Riza Chalid (MRC), ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) usai tiga kali mangkir dari panggilan penyidik.

Riza ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait pengelolaan minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina Subholding serta Kontraktor Kerja Sama periode 2018–2023.

“Sudah DPO,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, saat dimintai konfirmasi, Jumat (22/8/2025).

Penetapan status tersangka TPPU terhadap Riza Chalid telah dilakukan sejak 11 Juli 2025.

Dalam proses penyidikan, Kejagung menyita sejumlah aset yang diduga terkait perkara tersebut. Pada Kamis 14 Agustus 2025, penyidik mengamankan empat mobil mewah yang berhubungan dengan Riza, yakni satu unit BMW 528 berwarna putih, satu unit Toyota Rush, serta dua Mitsubishi Pajero Sport, termasuk tipe 2.4 Dakar. Kendaraan itu ditemukan di beberapa lokasi, mayoritas di wilayah Bekasi.

Selain itu, pada Selasa 5 Agustus 2025, penyidik juga lebih dulu menyita lima mobil lain, di antaranya satu Toyota Alphard, satu Mini Cooper, dan tiga sedan Mercedes-Benz (Mercy).

Riza diketahui berada di Malaysia sejak Februari 2025. Sebagai langkah hukum, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Imigrasi dan Pemasyarakatan telah mencabut paspornya.

Berita Lainnya

Lukashenko Disambut Upacara Kenegaraan di Jakarta

Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambut Presiden Belarus Alexander Lukashenko dalam sebuah upacara kenegaraan yang berlangsung khidmat di Istana Merdeka, Jakarta Pusat,...

Prabowo Beri Penghormatan Khusus untuk Presiden Belarus

Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengungkapkan Presiden RI Prabowo Subianto memberikan penghormatan khusus kepada Presiden Belarus Alexander Lukashenko dengan mempersilakannya bermalam di...

KPK Ungkap Alasan Amankan Istri Kedua Bupati Kuansing dalam OTT

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan alasan mengamankan Suci Nita Edwar, istri kedua Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby, dalam operasi tangkap tangan...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS