Ijazah Dikeluarkan, Indonesia Bisa Chaos, Kuasa Hukum Jokowi Gertak Masyarakat?

Jakarta – Polemik ijazah palsu mantan Wali Kota Solo Joko Widodo sampai hari ini masih menjadi teka teki masyarakat di Indonesia. Tak sedikit bahkan yang menginginkan hasil akhir dari maslaah ini bisa terbuka lebar.

Menanggapi hal ini, kuasa hukum Jokowi Yakup Hasibuan mengatakan, jika ijzah Jokowi dibuka dihadapan publik akan menimbulkan chaos dan menjadi preseden buruk.

“Kalau sampai ditunjukkan, ini akan mncreate chaos dan preseden yang sangat buruk,”ujarnya dalam konfrensi pers, kemarin, Minggu (15/6).

Ia menambahkan soal menunjukkan dokumen resmi seperti ijaza bisa dilakukan siapa saja, namun akan berdampak buruk.”Bayangkan saja, semua yang dituduh, dipaksa menunjukkan ijazahnya, siapapun bisa, ini bisa terjadi kepada siapapun, kepala daerah, anggota DPR dan masyarakat sipil manapun,” ungkapnya.

Selain itu menurut Yakup, seharusnya pihak yang menuding Jokowi yang harus membuktikan tudingan tersebut.

“Maka banyak sekali asas yang ada, karena ini negara hukum siapa yang mendalilkan dia harus membuktikan, ya itu kan salah satu asas yang harus diperhatikan dalam hukum,” tutupnya.

Diketahui sebelumnya diberitakan, tim kuasa hukum Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal desakan Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang meminta kepolisian melakukan gelar perkara khusus kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi.

Berita Lainnya

Bonus Demografi Jakarta Capai 71,63 Persen, Rano Karno Soroti Potensi Ekonomi Kreatif

Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menilai Karang Taruna memiliki posisi penting dalam mempersiapkan generasi muda yang produktif, kreatif, serta memiliki kepedulian...

Pilkades Bekasi Usai, 154 Kades Terpilih segera Dilantik 4 November 2026

Jakarta – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menetapkan jadwal pelantikan 154 kepala desa terpilih hasil Pilkades Serentak 2026 pada 4 November 2026. Jadwal tersebut tercantum...

Lampaui Target 2029! LP2B Nasional Kini Capai 87,63 Persen

Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan komitmennya dalam melindungi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebagai bagian penting dari upaya...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS