Mantan Dirut Pertamina Nicke Widyawati 2 Kali Diperiksa, Kejagug Telisik soal Kontrak Kerja dan Tugas Holding

Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) sudah dua kali memeriksa mantan Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang. Hal itu disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kauspenkum) Kejagung Harli Siregar.

“Yang bersangkutan (Nicke) ini kan pimpinan tertinggi di holding, nah bagaimana peran tugas fungsinya dari holding ke subholding,” kata Harli di Jakarta, Selasa (3/6/2025).

Pemeriksaan terhada Nicke, kata Harli, karena penyidik ingin mengetahui peran, tugas, dan fungsi holding ke subholding. Bagaimana Nicke melakukan pengawasan terhadap kontrak anak persahaan Pertamina.

“Penyidik perlu tahu bagaimana peran, tugas, dan fungsi holding ke subholding, bagaimana bentuk pengawasannya, dan bagaimana laporannya,” kata Harli.

Sekadar diketahui, Nicke dua kali diperiksa yang pertama 6 Mei 2025 dan kedua 28 Mei 2025. Hingga kini Kejagung tengah menangani perkara korupsi tata kelola minyak dan produk kilang pada PT Pertamina, sub-holding dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) pada periode 2018-2023.

Kejagung telah menetapkan sembilan orang menjadi tersangka dengan merugikan negara sebesar Rp193,7 triliun. Salah satu tersangka yakni Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan disebut membeli Pertalite dan dioplos menjadi Pertamax.

“Ini tadi modus termasuk yang saya katakan RON 90 ya, tetapi dibayar RON 92. Kemudian, diblending, dioplos, dicampur,” kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung Abdul Qohar di Jakarta, Selasa 25 Februari 2025.

Berikut sembilan tersangka:

  1. Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan (RS)
  2. Direktur Utama PT Pertamina International Shipping Yoki Firnandi (YF)
  3. Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR)
  4. VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina International Agus Purwono (AP)
  5. Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur PT Orbit Terminal Merak Gading Ramadhan Joedo (GRJ)
  6. Direktur Feedstock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional Sani Dinar Saifuddin (SDS)
  7. Komisaris PT Navigator Khatulistiwa dan Komisaris PT Jenggala Maritim Dimas Werhaspati (DW).
  8. Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga Maya Kusmaya (MK)
  9. VP Trading Operation PT Pertamina Patra Niaga Edward Corne (EC).

Berita Lainnya

Bonus Demografi Jakarta Capai 71,63 Persen, Rano Karno Soroti Potensi Ekonomi Kreatif

Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menilai Karang Taruna memiliki posisi penting dalam mempersiapkan generasi muda yang produktif, kreatif, serta memiliki kepedulian...

Pilkades Bekasi Usai, 154 Kades Terpilih segera Dilantik 4 November 2026

Jakarta – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menetapkan jadwal pelantikan 154 kepala desa terpilih hasil Pilkades Serentak 2026 pada 4 November 2026. Jadwal tersebut tercantum...

Lampaui Target 2029! LP2B Nasional Kini Capai 87,63 Persen

Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan komitmennya dalam melindungi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebagai bagian penting dari upaya...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS