Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat menangani kerusakan di ruas jalan nasional Cikopo–Sadang, Kabupaten Purwakarta, setelah menerima aduan dari masyarakat.
Sebanyak 21 titik jalan rusak langsung diperbaiki oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat pada 5 April 2026.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam penanganan ini, tanpa mengabaikan konektivitas antarwilayah.
“Konektivitas harus tetap terjaga, namun yang paling utama adalah keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.
Perbaikan Cepat dengan Aspal Panas
Perbaikan dilakukan menggunakan metode patching dengan Campuran Aspal Panas (CAP) di sejumlah titik kerusakan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah menjaga kualitas jalan nasional agar tetap layak dilalui.
Sebelumnya, saat arus mudik Lebaran 2026, ruas Cikopo–Sadang sempat dalam kondisi baik tanpa lubang berkat penanganan sementara menggunakan metode Salob.
Namun, curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem belakangan ini menyebabkan kerusakan kembali muncul di beberapa titik.
Warga Apresiasi Perbaikan
Perbaikan yang dilakukan Kementerian PU mendapat respons positif dari masyarakat. Toni, warga Cikampek, mengaku kondisi jalan sempat memburuk setelah hujan, namun kini sudah mulai ditangani.
“Alhamdulillah sekarang sedang ditangani, mudah-mudahan ke depan lebih kuat,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Dadang, warga Cikopo, yang merasakan jalan kembali nyaman dilalui, terutama bagi pengendara motor.
“Sekarang sudah nyaman untuk dilalui,” katanya.
Imbauan Tetap Waspada
Kementerian PU memastikan akan terus memantau kondisi jalan secara berkala, terutama di jalur dengan lalu lintas tinggi dan rawan rusak akibat cuaca.
Masyarakat juga diimbau tetap berhati-hati saat berkendara, khususnya saat hujan, serta aktif melaporkan kerusakan jalan melalui kanal resmi agar dapat segera ditindaklanjuti.
