Jakarta – Ribuan warga memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, saat perayaan Malam Merdeka dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/206) malam.
Suasana perayaan semakin meriah dengan pertunjukan 1.500 drone yang menghiasi langit Jakarta. Formasi cahaya dari ribuan drone tersebut tidak hanya menampilkan perjalanan sejarah bangsa, tetapi juga menyampaikan pesan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Pertunjukan dibuka dengan tulisan “PRAY FOR NTT” yang disertai visual dua tangan sedang berdoa. Pesan tersebut menjadi bagian yang mengharukan di tengah kemeriahan perayaan kemerdekaan.
Warga diajak sejenak mengirimkan doa dan dukungan bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sumatera Utara, serta sejumlah daerah lain yang sedang menghadapi bencana.
Setelah pesan tersebut, ribuan drone mulai membentuk berbagai visual yang menggambarkan perjalanan Indonesia menuju kemerdekaan. Keberagaman, persatuan, keberanian, hingga perjuangan para pahlawan ditampilkan melalui rangkaian formasi cahaya di langit.
Salah satu visual yang mencuri perhatian adalah sosok Soekarno dan Mohammad Hatta yang berdiri berdampingan dengan tulisan “Proklamasi”. Visual itu menggambarkan momentum bersejarah lahirnya Indonesia sebagai negara merdeka.
Pertunjukan kemudian membawa penonton menyusuri perjalanan Indonesia hingga memasuki usia 81 tahun. Bendera Merah Putih tampil berkibar di langit, diikuti tulisan “Dirgahayu Republik Indonesia” dan “HUT ke-81 RI”.
Pada bagian akhir, ribuan drone membentuk pesan tentang cita-cita bangsa, yakni “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Pertunjukan drone tersebut membuat perayaan Malam Merdeka di Bundaran HI tidak sekadar menjadi hiburan. Kemeriahan HUT ke-81 RI juga dipadukan dengan pesan persatuan, kebanggaan nasional, serta kepedulian terhadap masyarakat yang tengah tertimpa musibah.
Langit Jakarta pun menjadi panggung yang mempertemukan semangat kemerdekaan dengan doa dan solidaritas untuk para korban bencana.
