Stok Pangan RI Aman hingga 11 Bulan ke Depan Hadapi El Nino Godzilla

Makassar — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memproyeksikan stok pangan dalam negeri akan sangat aman hingga 11 bulan ke depan. Capaian ini tidak lepas dari berbagai langkah yang dilakukan pemerintah.

Menurut Amran, ketersediaan pangan, terutama beras yang sangat melimpah, akan membuat Indonesia tahan terhadap dampak kekeringan ekstrem yang disebut sebagai El Nino ‘Godzilla’. Kekeringan ini diperkirakan berlangsung sekitar enam bulan.

“Artinya, 11 bulan ke depan ini aman. Stoknya untuk rakyat Indonesia aman. Sedangkan kekeringan hanya 6 bulan. Berarti aman, pangan aman,” kata Amran, ditulis Senin (6/4).

Perhitungan ketahanan stok pangan ini didasarkan pada gabungan ketersediaan beras nasional saat ini, baik yang ada di gudang Bulog, sektor swasta, maupun potensi panen yang sedang dan akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

Menurutnya, stok beras di gudang Bulog saat ini mencapai 4,5 juta ton. Dalam 20 hari ke depan, jumlah tersebut diprediksi akan bertambah menjadi 5 juta ton.

“Ini belum pernah terjadi seperti yang kita lihat hari ini,” ujar Amran.

Selain itu, terdapat stok beras swasta di sektor perhotelan, restoran, dan kafe (Horeka) yang saat ini mencapai 12,5 juta ton.

Kemudian, ada juga tambahan stok dari hasil panen tanaman yang sudah ada (standing crop) dengan potensi sebesar 11 juta ton.

Tak hanya itu, melalui berbagai kebijakan seperti program pompanisasi untuk mengantisipasi penurunan produksi akibat cuaca panas mulai April 2026, Amran memperkirakan akan ada tambahan panen hingga 2 juta ton per bulan.

Tambahan tersebut diprediksi berlangsung selama periode El Nino ‘Godzilla’ atau sekitar 6 bulan. Artinya, akan ada tambahan stok beras sebesar 12 juta ton.

Dengan demikian, stok beras diperkirakan sangat aman, bahkan hingga lebih dari 11 bulan atau sampai puncak panen tahun 2027.

“Berarti bisa sampai Maret, panen puncak tahun depan, aman. Bahkan bisa overlap sampai April 2027. Jadi, aman,” pungkasnya.

Berita Lainnya

BPKH Siapkan Strategi Redam Lonjakan Biaya Haji 2026 di Tengah Tekanan Global

Jakarta - Di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung, pengelolaan dana haji Indonesia menghadapi berbagai tantangan, mulai dari fluktuasi nilai tukar hingga ketegangan geopolitik...

Mahasiswa Dirikan Tenda di Komnas HAM, Desak Pengusutan Tuntas Kasus Andrie Yunus

Jakarta - Aliansi mahasiswa menggelar aksi dengan mendirikan tenda di depan Kantor Komnas HAM sebagai bentuk desakan agar kasus penyiraman terhadap Wakil Koordinator KontraS,...

Kejagung Dalami Penanganan Kasus Amsal Sitepu, Sejumlah Jaksa Termasuk Kajari Karo Diperiksa

Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang terlibat dalam penanganan kasus dugaan korupsi markup pembuatan video yang menyeret nama...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS