Rizky Billar Tak Peduli Disebut Tak Profesional, Hanya Mau Fokus Kerja

JAKARTA – Aktor Rizky Billar akhirnya merespons keberatan yang disampaikan oleh pengusaha Boni Anggara, yang menilai dirinya tidak profesional dalam bekerja. Ia menegaskan bahwa dirinya lebih memilih fokus pada hal-hal positif dan menghindari konflik yang tidak perlu.

Terkait penyelesaian masalah tersebut, Billar menyerahkan sepenuhnya urusan ini kepada tim yang mengurusi masalah hukum. Menurutnya, langkah ini diambil agar masalah dapat ditangani dengan baik dan sesuai prosedur.

“Itu kan udah ada bidangnya. Saya punya tim legal, saya punya tim finance. Jadi itu biar urusan mereka yang meng-handle lah. Kalau dari saya, cukup,” ujar Billar, dikutip oleh Holopis.com, Rabu (11/12).

Billar menyatakan bahwa dirinya ingin lebih fokus pada pekerjaan yang dianggap lebih penting. Ia merasa perlu menjaga profesionalisme dengan memprioritaskan tanggung jawabnya di industri hiburan.

Saat ini, ia tetap mengutamakan pelaksanaan proyek film ‘Amin Tanpa Iman’, yang telah memasuki tahap pemotretan. Baginya, penyelesaian film ini menjadi salah satu fokus utama yang tidak boleh terganggu oleh persoalan lain.

“Saya sudah bilang ke tim saya. Saya bilang ‘Untuk ini gue minta waktu dulu ya. Untuk sementara, gue enggak bisa menghendle semuanya, pengen fokus ke film,” ungkapnya.

Dalam film ‘Amin Tanpa Iman’, Rizky Billar memegang peran penting sebagai pemeran utama. Karakter yang diperankannya menjadi pusat cerita, menjadikannya salah satu daya tarik utama film tersebut.

Proses shooting film ini baru dimulai pada 9 Desember 2024, dengan jadwal produksi yang cukup padat. Film ini diperkirakan akan tayang pada pertengahan tahun 2025, memberikan waktu yang cukup untuk proses penyuntingan dan promosi.

Leaser Pictures bersama Tobali Putra production bekerja sama untuk memproduksi film drama keluarga ini. Selain Rizky Billar, Abdul Gumilang, Susan Sameh, Martino Lio, Roy Marten, dan Chika Waode.

Berita Lainnya

Berikan Kuliah Umum di UIN Datokarama Palu, Menteri Nusron Bangun Kesadaran Mahasiswa...

Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, membangun kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya nilai ekonomi tanah melalui kepastian hukum...

Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf, Menteri ATR/Kepala BPN Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah...

Jakarta - Percepatan sertipikasi terhadap tanah wakaf dilakukan untuk memperkuat legalitas aset keagamaan di berbagai daerah. Di Sulawesi Tengah, langkah itu ditandai dengan penyerahan...

Aggota Komisi V DPR RI Dorong Digitalisasi Desa untuk Promosikan Produk Lokal

Jakarta - Komisi V DPR RI, melalui anggotanya Novita Wijayanti, menegaskan pentingnya langkah konkret dalam mendorong kemajuan desa melalui pemanfaatan teknologi digital. Karena digitalisasi...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS