Ramai Investor Tarik Cuan Bikin IHSG Loyo

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 65,32 poin atau turun 0,89 persen pada perdagangan saham di sesi pertama hari ini, Sabtu (16/12).

Sepanjang perdagangan sesi pertama berlangsung, IHSG sempat mencapai level tertinggi di level 7.329,307 dan terendah di 7.204,654.

Turunnya IHSG pada saat jeda makan siang ini dipicu oleh anjloknya harga saham 432 dari 789 emiten yang sahamnya ditransaksikan pada sesi pertama.

Beberapa saham yang mengalami penurunan harga pada perdagangan sesi pertama antara lain saham BREN yang turun 0,59 persen menjadi Rp8.475 per saham.

Kemudian saham BBNI turun 1,48 persen menjadi Rp4.660, TLKM turun 3,58 persen menjadi Rp2.690, dan PANI turun 9,02 persen ke harga Rp16.900 per saham.

Sedangkan saham BBRI justru ditutup naik 1,92 persen jadi Rp4.250 per saham pada siang ini. Begitu pun dengan saham BMRI yang juga naik 0,41 persen jadi Rp6.050. Saham ADRO naik 1,94 persen jadi Rp2.630, dan RAJA naik 2,89 persen jadi Rp2.850.

Sepanjang perdagangan berlangsung, total volume perdagangan saham di BEI sudah mencapai 12,684 miliar lembar saham, dengan nilai Rp5,6 triliun yang ditransaksikan sebanyak 654.840 kali.

Berita Lainnya

Bonus Demografi Jakarta Capai 71,63 Persen, Rano Karno Soroti Potensi Ekonomi Kreatif

Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menilai Karang Taruna memiliki posisi penting dalam mempersiapkan generasi muda yang produktif, kreatif, serta memiliki kepedulian...

Pilkades Bekasi Usai, 154 Kades Terpilih segera Dilantik 4 November 2026

Jakarta – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menetapkan jadwal pelantikan 154 kepala desa terpilih hasil Pilkades Serentak 2026 pada 4 November 2026. Jadwal tersebut tercantum...

Lampaui Target 2029! LP2B Nasional Kini Capai 87,63 Persen

Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan komitmennya dalam melindungi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebagai bagian penting dari upaya...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS