Misbakhun: Program MBG Dorong Kualitas SDM dan Perkuat Daya Saing Generasi Muda

Jakarta – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

“Jadi, ini (MBG) bagian dari intervensi pemerintah dalam untuk tingkatkan kualitas SDM,” katanya dalam keterangan resmi di Jakarta dikutip, Minggu (3/5/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan saat kegiatan serap aspirasi di Kabupaten dan Kota Pasuruan, Jawa Timur, Jumat (1/5/2026). Ia menyoroti perubahan kondisi generasi saat ini dibandingkan masa lalu.

“Zaman saya dulu masih harus bayar SPP, berangkat ke sekolah juga tanpa sarapan. Kini, anak-anak tidak hanya cukup makan, gizinya juga dipikirkan negara,” katanya.

Misbakhun juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi negatif terkait kebijakan pemerintah yang beredar di media sosial.

“Kalau orang di TikTok bilang Indonesia gelap, jangan percaya. MBG ini agar anak-anak kita nanti bisa bersaing dengan bangsa-bangsa besar di seluruh dunia, sehingga upaya pemerintah mengintervensi generasi mendatang tidak bergizi buruk, harus kita dukung,” ujarnya.

Selain itu, ia memaparkan kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di tengah tekanan kenaikan harga energi global.

“Sekali lagi, kebijakan subsidi menjadi instrumen utama negara untuk melindungi daya beli rakyat,” katanya.

Menurutnya, di tengah dinamika global, negara tetap hadir melalui kebijakan subsidi untuk menjaga kesejahteraan masyarakat.

Ia menjelaskan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia berupaya mempertahankan harga BBM bersubsidi agar tetap stabil meski harga minyak dunia meningkat.

“Karena situasi itu harga minyak menjadi naik. Di seluruh dunia naik, hanya di Indonesia yang tidak naik, BBM bersubsidi,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah bahkan menargetkan harga BBM bersubsidi tetap terjaga hingga akhir tahun, termasuk dalam kondisi kenaikan harga minyak global.

“Presiden dan Pak Bahlil pergi ke negara-negara produsen minyak agar masuk ke Indonesia dalam jumlah besar sehingga harga BBM bersubsidi bisa dipertahankan. Pesan ini penting untuk disampaikan seluruh rakyat,” imbuhnya.

Selain BBM, Misbakhun juga mencontohkan stabilitas harga elpiji 3 kilogram sebagai bentuk keberlanjutan subsidi energi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Artinya pemerintah berusaha agar rakyatnya tidak mengalami kesulitan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa berbagai program subsidi lain juga terus dipertahankan, mulai dari listrik, Kredit Usaha Rakyat (KUR), iuran BPJS Kesehatan, hingga Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Bukan ratusan juta atau ratusan miliar, melainkan ratusan triliun (rupiah, red). Itu pengorbanan negara buat bapak dan ibu sekalian,” ujarnya.

Berita Lainnya

Lampaui Target 2029! LP2B Nasional Kini Capai 87,63 Persen

Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan komitmennya dalam melindungi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebagai bagian penting dari upaya...

Longki Djanggola Ingatkan Mahasiswa Palu Waspadai Hoaks dan Provokasi

Jakarta – Anggota DPR sekaligus MPR RI Longki Djanggola mengingatkan mahasiswa dan generasi muda di Kota Palu, Sulawesi Tengah, agar tidak mudah terpengaruh oleh...

Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove untuk Cegah Karhutla Berulang

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pengelolaan kawasan gambut sekaligus mencegah kebakaran hutan dan...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS