KPK Sita Dokumen Penting Terkait Korupsi di Kemnaker!

Jakarta – Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo membenarkan bahwa pihaknya telah mnyita sebuah dokumen terkait dugaan kasus korupsi di Kementerian Tenaga kerja (Kemnaker). Adapaun dokumen tersebut terkait penerimaan gratifikasi di Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Binaperta) pada tahun 2020-2023.

Diketahui, penyitaan tersebut dilakukan saat melakukan pemeriksaan terhadap Direktur Jenderal Binaperta. “Ya betul, penyidik telah melakukan penyitaan atas dokumen, dan saat itu saudara Suhartono hadir,” tegasnya dalam keterangan resmi di Jakarta kemarin.

Dimana dalam pemriksaannya, Suhartono menyebutkan bahwa pemeriksaan dilakukan masih dalam taraf normatif. “Hanya sekita delapan pertanyaan, masih normatif,” ujar Suhartono di Gedung KPK, kemarin kepada awak media.

Kendati demikian, Suhartono enggan menjawab pada saat wartawan mempertanyaakan adanya dugaan pemerasan terkait pengurusan tenaga kerja asing di Kemnaker. “Waduh.. itu kan di tingkat Bawah, terlalu jauh ini saya enggak tahu persisnya, coba tanyakan KPK,” sambungnya.

Adapun selain Suhartono, Lembaga antirasuah itu juga mengagendakan pemeriksaan terhadap saksi lainnya yakni Haryanto, selaku Direktur Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing (PPTKA) Kemnaker 2019-2024, namun ia absen dari pemeriksaan.

Budi Prasetyo juga membenarkan bahwa saksi tersebut tidak hadir dalam pemeriksaan.”Saudara Haryanto tidak hadir, tapi yang bersangkutan mengirim surat sakit ke KPK,” jelas Budi.

Berita Lainnya

Bahlil Klaim Cadangan Energi Nasional Aman, Prabowo Soroti Izin Tambang Tak Aktif

Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait kondisi stok energi nasional yang dinilai...

Nadiem Bersyukur Jadi Tahanan Rumah, Akui Sang Anak Menangis Saat Ditinggal ke...

Jakarta – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019–2024, Nadiem Anwar Makarim mengaku bersyukur setelah status penahanannya dialihkan menjadi tahanan rumah sejak...

Prabowo Datang ke Kejagung, Rp10,27 Triliun Uang Negara Dipajang di Hadapannya

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto tiba di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu pukul 13.45 WIB untuk menyaksikan penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara senilai...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

FEED NEWS