Kopdar Forsa 2024 Sosialisasi Ancaman Terorisme dan Narkoba Generasi Bangsa

Sementara itu, mantan narapidana terorisme yakni Nasir Abas juga hadir dalam kesempatan tersebit. Ia saat ini berperan sebagai pejuang perdamaian dengan edukasi dan kegiatan kontra radikalisme yang dilakukannya sebagai mantan jaringan radikalis dan teroris.

Dengan penuh emosi, ia menceritakan perjalanan hidupnya dari terjerumus dalam ideologi radikal hingga menyadari kekeliruannya.

“Radikalisme adalah racun yang merusak akal sehat dan nurani. Saya di sini untuk memastikan bahwa generasi berikutnya tidak mengulangi kesalahan yang sama,” ungkap Nasir.

Lantas, Direktur Advokasi Deputi Pencegahan BNN Brigjen Pol Jafriedi juga ikut memberikan masukan dalam kegiatan tersebut. Ia menyoroti tentang sisi lain ancaman bangsa, yaitu narkoba. Ia menjelaskan bagaimana narkoba menjadi alat penghancur moral generasi muda.

“Kita tidak bisa melawan narkoba hanya dengan tindakan hukum. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan keluarga dalam menjaga generasi muda dari kehancuran,” pesannya.

Berita Lainnya

ATR/BPN Percepat Layanan Pertanahan, Dorong Proses Transparan dan Bebas Pungli

Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus melakukan pembenahan pelayanan publik di bidang pertanahan. Upaya tersebut diarahkan untuk memberikan layanan...

Pimpin Bakom RI, Syahganda Siapkan Strategi Komunikasi Berbasis AI

Jakarta – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Syahganda Nainggolan menyatakan akan memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), dalam memperkuat...

Wantimpres Siap Berikan Masukan Berkualitas untuk Prabowo

Jakarta – Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) menyatakan kesiapannya menjalankan tugas memberikan saran, pertimbangan, dan nasihat kepada Presiden RI Prabowo Subianto setelah para anggotanya resmi...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

FEED NEWS